Wahyu Hidayat, Mataku Ini Juga yang Lain

Mataku Ini Juga yang Lain

mataku ini matamu juga
maka jangan menangis cuma
karena waktu telah hijrah
dan pamit ke jalan tua itu

ini dada ada engkau
hadiah dari Tuhan
yang teramat berharga
lagi suci

tanganku tak ingin
sekali-kali menyentuhmu
dengan belati
apalagi mewarnaimu
dengan warna luka
mungkin biru yang bilur
atau warna memar

wajahku tak ingin lari
dari wajahmu
wajah kita jadi wajah hujan
sesekali menyuburkan
biji yang kita tandur
si sekotak kasur—
cintaku-mu
menghadirkan Tuhan

2020

rumahmediagrup/awiyazayan