Ucapan adalah Doa Part. 4

Tapi aku bukan seseorang yang patah semangat ketika diragukan aku buktikan dengan kemampuan. Aku terima jika kepala cabang memberikan job desk sebagai Admin Sales. Manager Area hanya memilih aku yang cocok di job desk Finance karena closing setiap hari nya akan melakukan penginputan dengan bahasa akuntansi, jurnal umum yang sudah ku pahami. Karena aku lulusan SMK akuntansi dan alhamdulillah nilaiku sangat baik. Pernah mendapat juara umum di SMK, dan juga sedang menempuh D3 Komputerisasi Akuntansi. Jadi sudah sangat familiar dengan sistem beserta isinya, hanya belum bisa aku aplikasikan ilmu yang kupelajari karena baru kali ini aku bisa bekerja di kantor keuangan.

Seminggu pertama setelah pembukaan kantor cabang, belum begitu banyak aktivitas yang bisa dilakukan karena konsumen belum banyak yang datang ke kantor kami. Aku sebagai Admin sales pun tak ada pekerjaan yang berkaitan dengan penjualan. Hanya melakukan beberapa aktivitas membereskan berkas lamaran kerja, atau menata perlengkapan aplikasi kredit, atau membuat absen serta laporan uang makan karyawan marketing. Sore hari pun tiba beda hal nya dengan job desk Finance harus melakukan closing setiap hari karena terkadang ada pngeluaran operasional kantor dan itu harus ada jurnal umum di sistem.

Laila yang memegang job desk finance, masih kesulitan dengan bahasa serta penempatan antara Debit dan Kredit serta nama- nama akun yang masih asing bagi nya. Ketika training pun selalu aku bantu ketika closing harian. Terkadang Laila dan Pak Rano kepala cabangku duduk berdua di depan komputer untuk closing.Sedang aku segera pulang karena rasanya pekerjaanku sudah beres, jadi untuk apa aku duduk mematut mereka berdua menungu selesai sedang karyawan lainnya pun pulang.

Hampir sebulan berlalu dan ini adalah closing bulanan, ada beberapa penjualan yang sudah masuk. Laila kelihatan sangat cemas dan panik dan berkali – kali sering menanyakan tentang sistem ketika ia tak paham. Aku sebenarnya malas sekali untuk membantu nya karena apa untungnya untukku ? Karena sebelum kita bertanggung jawab dengan job desk nya masing-masing kita kan sudah menjalani training, jadi dituntut untuk bisa menjalani dua job desk itu. Lagi pula aku masih merasa kecewa sekali atas ucapan kepala cabang. Aku kadang berpura pura sibuk untuk menghindarinya. Jahat sekali ya aku.

Sore nya closing bulanan karena konsumen belum banyak jadi kami bisa melakukan closing dengan cepat. Setelah closing selalu di adakan meeting hasil closing. Semua karyawan kumpul sambil menunggu Laila menyelesaikan tugasnya kami duduk dengan kesibukan masing-masing memandangi layar gadget. Sesekali aku menatap ke arah Laila dan pak Rano yang seperti nya mengalami kesulitan. Aku berfikir apa sebaiknya aku membantu siapa tahu bisa mengerti kendala yang terjadi apa. Tapi aku juga berfikir bukan ranah nya aku karena aku cuma bawahan apalagi memang Pak Rano tidak percaya padaku.

Akhirnya aku menghampiri keduanya, aku tanyakan ada yang bisa aku bantu. Pak Rano bilang hasil nya tidak balance sehingga belum bisa mengupdate hasil profit dibulan ini. Aku meminta izin ke pak Rano untuk mencari kendala nya, semoga aku bisa membantunya.
Setelah aku cek ternyata ada salah satu pengeluaran yang salah penempatan akun nya. Ketika aku edit Alhamdulillah hasil nya balance dan bisa closing sore itu juga. Dengan bangga nya aku berbicara pada pak Rano Alhamdulillah ya pak ini orang yang bapak gak percaya dapat jabatan Finance nyata nya bisa membantu proses closing bulan pertama kita setelah launching. Pak Rano tersenyum malu.