Tips Menurunkan Berat Badan Saat WFH

WFH (Work From Home) adalah istilah yang muncul sejak adanya pandemi virus corona. Virus ini menimbulkan penyakit covid-19 yang dapat menyebabkan kematian. Seluruh warga di dunia sedang berjuang menghadapi penyebaran virus ini. Penyebarannya begitu cepat bahkan disinyalir bisa menyebar melalui udara.

Hal ini tentu menyebabkan kekuatiran bagi seluruh umat manusia dan pemerintah harus bertindak cepat untuk meminimalisir jumlah korban.

Salah satu himbauan pemerintah yang masih terus menerus digaungkan adalah physical distancing. Physical distancing adalah menjaga jarak dengan orang di sekeliling kita minimal satu meter. Anjuran ini dianggap ampuh untuk menghindari percikan (yang berasal dari kemungkinan orang terjangkit virus corona).

Pandemi ini juga menjadi perhatian para pengusaha dimana mereka menerapkan aturan untuk para karyawannya agar bekerja dari rumah.

Hingga saat ini, proses WFH sudah berjalan kurang lebih selama sebulan. Banyak orang (para pekerja wfh) mengupdate status di media sosial mereka bahwa berat badannya menaik.

Saya sendiri juga merasakan penambahan berat badan yang signifikan setelah wfh ini. Bekerja dari rumah memang terasa lebih santai karena bisa bekerja sambil mengerjakan pekerjaan yang lain. Misalnya, waktu jam makan siang bisa diatur sedemikian rupa sehingga sisa waktunya bisa dipakai untuk mengadon kue atau sekedar membuat kopi yang sedang viral sekarang ini.

Keinginan untuk mencoba makanan ini dan itu membuat berat badan akan bertambah karena kurangnya pergerakan fisik.

Perubahan ini tentu menimbulkan rasa yang tidak nyaman bagi tubuh kita. Biasanya akan terasa sulit untuk bernafas dan semakin malas untuk beraktifitas (baca: bergerak).

Berangkat dari pengalaman pribadi saya, maka saya berkomitmen untuk mengembalikan berat badan saya seperti semula. Berikut beberapa tips yang saya lakukan hingga saat ini.

1. Cari tahu alasan mengapa perlu menurunkan berat badan. Masing-masing harus mempunyai big why, mengapa harus menurunkan berat badan. Misalnya, supaya baju-baju yang lama bisa dipakai lagi. Atau supaya lebih percaya diri ketika di depan kamera, dll.

2. Kurangi karbohidrat dan gorengan. Ini poin pentingnya. Lemak dalam tubuh berasal dari tumpukan karbohidrat dan dalam gorengan sudah terdapat lemak itu sendiri. Jadi bisa dibayangkan banyaknya tumpukan lemak jika kita berlebihan mengonsumsi karbohidrat dan gorengan.

3. Mengunyah makanan dengan lambat. Para wanita Perancis terkenal dengan konsistensi mereka menjaga berat badan. Hal ini karena mereka mengunyah dan menikmati makanan hingga makanan tersebut masuk ke dalam perut mereka. Memakan makanan dengan lambat juga membuat kita lebih peka mendengar sinyal pemberitahuan dari otak bahwa kita sudah kenyang.

4. No ngemil. Seringkali kita lupa bahwa ketika akan mengemil, harus dipilih jenis makanannya. Maka agar tidak terjerumus kepada penyesalan makan makanan manis atau tinggi karbohidrat, sebaiknya ganti menu cemilan Anda dengan minum air putih. Kadang kala, sinyal pemberitahuan bahwa kita lapar, itu bisa saja salah tanggap oleh kita. Maka jangan buru-buru untuk mengisi lambung dengan makanan berat atau cemilan.

5. Yang terakhir dan wajib dilakukan adalah olahraga. Meski baru seminggu melakukannya, saya merasakan perubahan positif dalam jiwa dan raga saya. Seperti kita ketahui, selain untuk menurunkan berat badan, olahraga dapat menciptakan mood lebih baik dan mampu mengurangi kadar stres. Dalam jangka panjang, olahraga mampu membentuk otot-otot kita sehingga terlihat lebih padat dan kencang.

Semua tips ini harus dilakukan secara konsisten dan dilakukan secara bersamaan. Jangan menghilangkan yang satu dan menambah porsi yang lain.

Semoga para pekerja yang sedang bekerja dari rumah, bisa menjaga komitmen untuk menurunkan berat badan untuk produktivitas yang lebih baik. Semangat.