Tips Mendisiplinkan Siswa Ala Guru Milenial

Tips Mendisiplinkan Siswa Ala Guru Milenial

Apa yang kalian fikirkan jika mendengarkan kata milenial?

Adakah kalian yang termasuk geberasi milenial?

Bagaimana karakteristik mereka?

Lalu bedanya milenial dengan konvensional apa?

Banyak sekali pertanyaan yang muncul ketika mendengar kata milenial.

Graeme Codrington & Sue Grant-Marshall membagi teorinya tentang generasi manusia menjadi 6 bagian yaitu Tradisionalis (1922-1945), Baby Boomers (1946-1964), Generasi X (1965-1980), Milenial (1981-1994), Generasi Z (1995-2010), Alpha (>2010). Ada di kelompok manakah Anda? 😁

Kalau melihat tahun kelahiran di atas, saya sendiri termasuk anak milenial … Cieeee …

Work life balance, itulah motto sebagian besar generasi milenial termasuk saya. Harta bukanlah satu-satunya target yang harus dikejar. Namun, solidaritas, kebahagiaan bersama, dan eksistensi diri agar dihargai secara sosial itulah yang lebih prioritas. Selain mengalami transisi dari segala hal yang bersifat analog ke digital, milenial atau generasi Y juga ini tumbuh seiring dengan semakin matangnya nilai-nilai persamaan dan hak asasi manusia.

Fakta menunjukkan para milenials sekarang menghadapi 2 sisi generasi. Sisi pertama akan berhadapan dengan generasi Z dan generasi Alfa. Sementara mereka juga masih menghadapi generasi X.

Nah, terkait pola pendidikan terutama bagaimana cara mendisiplinman anak-anak kids zaman now kita harus punya trik dan teknik sendiri.

Ssstttt … Banyak lho tips dan triknya. Insya Allah bisa diaplikasikan dalam kehidupan nyata. Coba aja buka buku keren ini!

Ada yang penasaran tips-tips kerennya? Silakan kontak saja wa.me/6285228511403.

rumahmediagrup/wina_elfayyadh