Tik Tok yang Sempurna

Jemarinya erat memegang jari telunjukku, dengan tatapan mata yang memiliki banyak makna, pandangan kami beradu, pandangan yang penuh arti, ada rasa tersendiri sampai saat ini bila terbayang kembali, aku bersyukur karena aku merasakan itu.

Aku akan bicara dengannya, “haus ya… Ayo silahkan habiskan nanti ibu akan makan yang banyak lagi, biar air susunya banyak dan enak, agar kau bisa tumbuh sehat, cerdas dan kuat menjadi kebanggaan irang tua, agama, nusa dan bangsa”.

Bersyukur Allah izinkan aku untuk bisa memberikan ASI pada ketiga anakku, saat – saat menyusui adalah saat yang paling membahagiakan, Tik tok yang Allah titipkan pada ibu dan anaknya, adalah bagaimana ada isyarat dari gerakan, rengekan dan tangisan, hanya ibu yang bisa tik tok dengan keadaan ini.

Tik tok antara seorang ibu dan anaknya, atas skenario dari Allah Swt, tok tok yang Allah tetapkan, semenjak jabang bayi ada dirahiim ibu, saat hamil ibu harus merasa nyaman agar ketika nanti bayi lahir, meraka bisa tumbuh dalam tahap perkembangan sesuai tahapan dengan sempurna.

Belum lagi ketika orang tua mampu menstimulus anak mereka dengan baik, bagaimana orang tua tau bisa tik tok dengan apa yang di butuhkan seorang anak pada masa perkembangannya. Karena kemampuan untuk menstimulus akan membuat anak tumbuh dengan baik.

Ibulah yang lebih tik tok ketika anak mulai belajar bicara, ibulah penerjemah handal dari apa yang keluar dari mulut seorang anak, seorang ibu akan tau lebih dulu apabila anak sedang tidak sehat, begitupun sebaliknya, anak pun akan tau apabila sang ibu dalam kondisi jasmani dan rohani yang tidak nyaman.

Nubarnulisbareng/Nurfahmi

Sumber gambar : cuplik dari facebook