Tiga Sesi Sehari

Tiga Sesi Sehari
(Asri Susila Ningrum)

Pernah merasa kelelahan? Badan terasa sakit-sakit, tulang kretek-kretek. Itu artinya kita telah melanggar tiga sesi dalam sehari.

Satu hari terdiri dari dua puluh empat jam. Dalam sehari itu terdapat tiga sesi yang harus dijalani per delapan jam. Sesi pertama tidur, lalu bekerja, dan luang.

Delapan jam pertama adalah tidur. Meski terlihat sepele, tetapi aktivitas ini ternyata penting. Tubuh memiliki hak untuk beristirahat. Setiap organ tubuh selayaknya mesin yang akan rusak jika dipaksa terus bergerak. Maka ‘mesin hidup’ itu harus dimatikan sejenak.

Delapan jam berikutnya adalah bekerja. Pikiran dan ego kita membutuhkan aktualisasi diri. Melalui bekerja kita dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Akan tetapi tubuh kita bukan robot yang tidak dapat merasakan apa-apa. Akan ada kejenuhan, juga kelelahan jika melewati batasnya.

Delapan jam berikutnya adalah luang. Dalam luang mencakup ibadah, waktu bersama keluarga, bersosialisasi, dan waktu untuk sendirian.

Bagaimana jika terlanggar salah satunya?

Jika irisan ini terlanggar salah satunya, maka akan terpotong bagian lainnya. Terlalu banyak bekerja hingga memotong waktu tidur. Kemudian untuk memenuhi waktu tidur tersebut akan memotong waktu luang. Akhirnya menuai akibat. Tubuh sakit, kebersamaan dalam keluarga, beribadah, bersosialisasi akan berkurang.

Pentingnya menjaga tiga sesi ini dalam sehari, agar tercipta keseimbangan dalam kehidupan kita. Jika seimbang, maka kita bisa melakukan apa pun dengan baik.

Jadi sudah tahu kenapa badan kretek-kretek? Irisan mana yang sudah tidak utuh?