Tetap DiSini (3)

Ketika orang lain berhak untuk memilih  bisa melanjutkan sekolah, maka tidak dengan aku, tidak ada satu pun ucapan tentang pertanyaan atau saran akan melanjutkan kuliah dimana.

Ingin seperti yang lain, tetapi tidak kecewa dan marah dengan keadaan yang ada, walau kadang ada pertanyaan yang kadang sulit untuk di jawab ketika ada yang bertanya “mau kuliah dimana?.

Pilihan selanjutnya adalah bekerja, alhamdulillah ada saudara yang bisa membantu untuk bisa menjadi TU disalah satu instansi pemerintah yang statusnya honor, tetapi bukan honor yang di adakan oleh instansi tersebut, tetapi karena inisiatif masing – masing divisi, dan sudah ada yang sampai 15 tahun bekerja di sana dengan status yang seperti ini,  gaji yang di dapat diambil dari dana operasional, yang di kumpulkan. Maha suci Allah yang maha kaya dalan menebar rezeki untuk umatnya.

Anak SMA yang tidak punya pengalaman kerja kalau tidak karena keberkehendakan Allah, maka tidak begitu saja orang akan mau mempekerjakannya, tetapi si anak SMA itu mau belajar dan tidak pernah malu untuk bertanya, sehingga banyak orang yang sayang padanya.

Dijalani harinya dengan penuh kesungguhan sehingga tanpa terasa sudah 6 bulan waktu berlalu, rupanya ada yang memperhatikan keberadaan anak SMA tersebut, sehingga di tawarkannya untuk masuk di sebuah perusahaan kontraktor dan mulai dia bekerja dengan mengaku keponakan bapak yang memasukkannya bekerja di perusahaan kontraktor tersebut.

Ada Allah yang terus memperhatikan umatnya maka teruslah berusaha dan berbaik sangka, tidak pernah ada yang tau bahwa pertolongan itu bukan hanya dari orang yang kita kenal, tetapi bisa dari orang yang tidak kita kenal, dengan kekuasaan Allah orang itu  menyebabkan mu, menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Masing – masing kita sedang menjalankan skenarionya Allah, sang pencipta skenario kehidupan, gapailah terus RidhoNya, agar nyaman hidup di dunia dan akhirat. Aamiin ya rabbal a’lamiin.

Nubarnulisbareng/Nurfahmi