TERHARU

Setiap ba’da maghrib anak-anak sekitar komplek berkumpul di rumah. Para orang tua meminta saya untuk membimbing anak-anaknya mengaji setiap selepas maghrib di rumah saya. Selain tempat pengajian yang jauh dari komplek, kalau malam hari mereka tidak bisa mengantarkan anak-anaknya pergi ke tempat pengajian.

Di rumah saya tidak memberikan pelajaran lain sebagaimana tempat-tempat pengajian pada umumnya. Saya hanya menekankan bagaimana membaca Al-Quran dengan benar. Untuk pelajaran lain mereka sudah mendapatkannya di sekolah atau madrasah diniyah. Di rumah saya lebih memberikan penjelasan terkait masalah yang sedang mereka alami. Lebih mendengarkan curhat dan mencari solusi.

Hari ini saya merasa kurang enak badan. Mereka terpaksa pulang karena saya tak bisa menemani mereka mengaji, nampak di wajah mereka kecewa dan sedih. Namun beberapa saat kemudian, mereka datang kembali dengan jumlah yang lebih banyak. Sepertinya kalau di absen semua lengkap datang. Ada yang membawa obat, ada yang mengambilkan air minum, ada yang membawa makanan walaupun itu hanya 1 buah saja. “Sayang, sama bunda” katanya.

Anak yang paling besar minta izin pada saya untuk mengaji membaca Yasin yang di khususkan untuk kesembuhan saya. Dalam komandonya semua sigap dan khusu. Selama pembacaan ayat suci Al-quran saya merasa terharu, dan Bahagia. Bagaimana tidak, mereka menunjukkan kasih sayang yang begitu besar dengan berinisiatif bersama-sama membaca Al-Quran demi kesembuhan saya. Terbersit dalam fikiran saya, bilakah ini adalah malam terakhir saya.   

Selama pembacaan Al-Quran berlangsung, si bungsu begitu aku memanggilnya dengan lembut memijat saya. Aneh juga kok sentuhannya enak, walau tanpa tenaga. Pas saya tanya darimana bisa memijat dia jawab karena dia suka dipijat jadi dia mempraktekkannya pada saya sambal tersenyum.

“Anak-anak ku terima kasih atas perhatian dan kasih sayangnya. Semoga Allah membalas semua kebaikan kalian. Semoga kalian menjadi anak yang sholeh dan sholehah, Taat kepada Allah, berbakti kepada orang tua, berguna bagi agama nusa dan bangsa. Semoga Allah senantiasa menjaga kalian agar senantiasa berada dalam Ridho-Nya. Amiiin.”