TENTANG SENYUM MU

Dalam fisiologi, senyum adalah ekspresi wajah yang terjadi akibat bergeraknya atau timbulnya suatu gerakan di bibir atau kedua ujungnya, atau pula di sekitar mata. Kebanyakan orang senyum untuk menampilkan kebahagiaan dan rasa senang.

Mengapa senyum ini penting? Sehingga banyak orang menyebarkan ajakan untuk tersenyum baik melalui lagu, quote, syair dan lainnya?

Bagi orang muslim senyum itu salah satu bentuk ibadah. Sebagaimana yang disampaikan oleh Rasullullah SAW “Senyummu di depan saudaramu, adalah sedekah bagimu” (Sahih, H.R. Tirmidzi no 1956).

Dalam hadits lain Beliau bersabda,

“Janganlah engkau meremehkan kebaikan sedikitpun, meskipun hanya dengan bertemu  saudaramu dengan wajah yang berseri”. (H.R. Muslim no 2626).

Selain bermakna ibadah, senyum juga bermanfaat bagi hubungan sosial dan Kesehatan. Dengan tersenyum, kita bukan hanya dapat mengurangi stres dan merasakan bahagia, tapi juga menunjukkan keramahan pada orang lain dan akan mencairkan suasana di sekitar kita.

Menurut hasil penelitian yang dilakukan Wayne Univerity di Michigan, Amerika Serikat menyimpulkan, bahwa orang yang rajin tersenyum rata-rata umurnya tujuh tahun lebih panjang daripada orang yang jarang senyum. Selain itu banyak manfaat yang bisa dirasakan dari tersenyum.

Pertama, dapat membuat penampilan seseorang menjadi menarik dan memiliki daya tarik tersendiri dibanding seseorang cemberut. Dia akan membuat orang-orang disekitarnya betah berlama-lama dan merasa senang berbicara dengannya.

Kedua, senyum dapat mencegah penuaan dini. Keriput di wajah dapat mudah terbentuk jika otot-otot wajah jarang digerakkan. Ketika tersenyum, 12 otot wajah bergerak dalam keadaan santai.

Ketiga, senyum dapat memperbaiki mood dan obat penghilang rasa sakit. Ketika mood sedang turun cobalah untuk tersenyum karena itu akan memperbaikinya. Walau terasa berat pada awalnya karena bertentangan dengan hati, teruslah, cobalah untuk tersenyum. Sesakit apapun yang menimpa, tersenyumlah. Senyum dapat melepaskan senyawa endorphin yang dapat mengurangi rasa sakit secara alami dan serotonin.

Keempat, dapat menurunkan tekanan darah. Cobalah mengukur tekanan darah saat duduk, lalu tersenyum selama satu menit. Dan lihat apa yang terjadi. Kita bisa melakukan penelitian sederhana dengan mengukur tekanan darah saat jarang tersenyum  kemudian bandingkan dengan hari-hari dimana sedang banyak tersenyum.

Kelima, meningkatkan imun tubuh Tak hanya untuk kesehatan psikologis, manfaat senyum juga bisa berefek pada sistem daya tahan tubuh manusia. Disebutkan bahwa senyuman meningkatkan sistem imun karena membantu kita untuk lebih tenang dan rileks, sebagai efek dari dilepaskannya neurotransmitter di otak.

Keenam, senyum itu menular Senyuman yang kita berikan tak hanya baik untuk kesehatan diri. Nyatanya, lengkungan bibir sebenarnya juga dapat mengubah mood orang di sekitar serta mencerahkan suasana. Bagian otak kita yang bertugas dalam mengontrol ekspresi wajah merupakan bagian dari area respons otomatis tak sadar. Itulah sebabnya, kita seringkali tak sadar saat ikut tersenyum saat melihat orang lain tersenyum.

Ketujuh, meningkatkan rasa percaya diri. Berbagai kajian ilmiah telah menemukan orang yang sering tersenyum terlihat lebih percaya diri. Hal ini akan berakibat positif bagi hubungan dalam pekerjaan.

Dan masih banyak lagi manfaat yang bisa dirasakan dari kebiasaan senyum. Asal jangan senyum-senyum sendirian ya, he he he.

Senyummu sangat berarti bagiku. Maka tersenyumlah! Walau seberapa pahit yang kau rasa. Tersenyumlah, maka dunia ada di tanganmu.

Tersenyumlah. Karena senyumanmu kekuatan bagi ku.

Gambar oleh Kranich17 dari Pixabay