Teman yang Tak Diharapkan

Adakah teman yang jelek sehingga hadirnya tak diharapkan?

Ternyata kelaparan dan pengkhianatan apabila menyertai kita, menjadi teman yang jelek.

Pernahkah kalian mendengar bahwa kefakiran mendekatkan kita pada kekufuran?
Mudah dibayangkan bukan, bagaimana jadinya jika kelaparan menjadi teman tidur kita.
Berbagai hal dapat terjadi sebab sifat lapar menghalangi proses beristirahatnya jiwa dan hati. Lapar melemahkan kekuatan. Lapar juga memicu lahirnya pikiran yang kotor, dan mengkhayalkan hal-hal yang tidak bermanfaat. Kondisi ini pada akhirnya akan mempengaruhi intensitas ibadah.
Menghindari lapar ini jugalah, makanya berbuka puasa menjadi wajib, dan dilarang melakukan puasa secara terus menerus.

Untuk pengkhianatan, semoga kita tidak pernah berteman dengan kata yang satu ini.

Khianat artinya tidak menunaikan amanat pada Allah Sang Khaliq dan pada makhluk.
Khianat itu perilaku vertikal dan horizontal.

Vertikal berhubungan dengan sang pencipta.
Saat dalam kandungan bunda, kita sudah membuat janji dengan Allah. Perjanjian yang menyatakan, bahwa saya manusia hadir ke dunia hanya untuk beribadah kepada Allah SWT.

Pertanyaannya seberapa teguh kita menjalankan janji pada Allah itu.
Apabila kita tidak menepati janji tersebut, maka kita telah berteman dengan pengkhianatan. Teman yang sangat mengerikan.

Begitu pun dalam hubungan horisontal. Hubungan dengan manusia.
Pada tataran ini pengkhianatan lebih mudah diditeksi dan akibatnya juga bisa langsung dirasakan.
Jika kita berjanji pada sesorang lalu mengingkari atau melupakannya, kondisi ini menggerus rasa percaya orang tersebut pada kita. Menjadi seseorang yang tidak dipercaya orang lain tentu memberikan dampak besar dalam proses kehidupan.

Kelaparan dan pengkhianatan benar-benar harus dihindari. Pentingnya hal tersebut terlihat dari tuntunan Rasulullah, yang mengajarkan doa agar kita menghindari kedua hal tersebut, yaitu:

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kelaparan,
karena ia adalah sejelek-jeleknya teman tidur.
Dan aku berlindung kepada-Mu dari pengkhianatan,
karena ia sejelek-jeleknya teman yang menyertai”

Agar terhindar ditemani oleh kelaparan dan pengkhianatan ada baiknya kita melakukan beberapa hal sebagai berikut:

  1. Selalu berikhtiar dalam segala kondisi.
  2. Menunaikan amanah dengan baik sekecil apapun itu.
  3. Istiqamah dan kokoh dengan akhlak yang mulia dalam setiap keadaan.
  4. Senantiasa mawas diri dan segera bertobat jika melakukan hal yang buruk.

Nulis Bareng/ Maulina Fahmilita