Tema Horor? IRTK After MADSK

Tema Horor? IRTK After MADSK

Selepas menyekesaikan event horor dalam rangka Milad NuBar Area Jabar Rumedia Maret 2020 lalu, belum ada tema horor selanjutnya yang dikerjakan. Sebetulnya ada sedikit diskusi ringan dengan founder NuBar Rumedia dan rekan manajer lainnya tentang hal-hal mistis yang ingin diangkat menjadi antologi. Pak Ilham sempat mengajak siapa yang siap untuk memimpin proyek yang satu ini. Sebuah tawaran yang menantang sekaligus menggiurkan sebab siapa sih Sobat NuBar yang tak ingin sebuku dengan beliau? Apalagi ada partisipasi juga dari petinggi area NuBar lainnya. Wah, bikin semangat karena seru pastinya.

Sempat saya tawarkan kepada para PJ untuk dijadikan event khusus, cuma memang masih banyak hal-hal yang membuat event ini ter-pending sementara. Jadilah tema yang baru sebatas obrolan ini terpendam di dalam chat grup. Tapi entah kenapa terus menempel di otak saya. Hahaha. Malahan yang akhirnya terbit itu buku antologi “Pije Stories”.

Sekian bulan tidak mengadakan event sendiri seperti sebelumnya karena lebih banyak mengelola dan mengawasi teman-teman PJ dari balik layar untuk eventevent yang tengah berlangsung. Meski sebenarnya tidak wajib dan bukan job desk-nya manajer area untuk selalu terjun langsung membuat event antologi tetapi rasa kangen terlibat dengan hiruk pikuk pembuatan antologi itu memang sebuah hal yang menggoda. Bikin nagih! 🤭

Baca juga : Behind The Scene Antologi “Ini Rumah (Tidak) Kosong”

Maka, sambil berpikir mencari tema baru yang sekiranya “oke” mulailah mengamati situasi sekitar. Tema apa saja yang bakal menarik untuk diangkat. Meski sebetulnya ada simpanan tema untuk proyek-proyek antologi yang siap untuk dieksekusi, tetapi tetap merasa ingin mencari yang beda dari kebanyakan genre yang diambil dalam proyek-proyek antologi.

Tiba-tiba teringat dengan konsep tema tentang bangunan yang “berpenghuni” tempo hari. Iseng-iseng tes pasar di grup komunitas NuBar, ternyata sambutan cukup lumayan. Beberapa nama langsung tunjuk diri untuk bergabung. Padahal aslinya, belum mempersiapkan apa-apa. Hehe. Please, jangan ditiru, ya? Bikin proyek itu harus sematang dan sesiap mungkin. Catat, catat.

Alhamdulillah, setelah konfirm kembali dan meminta persetujuan pada pak founder, baru buka promosi, kuota segera full bahkan berlebih. Obrolan di dalam grup khusus pun berlangsung seru. Seru karena banyak sekali bahan untuk tulisan sebagai materi menulis ternyata. Hingga melebar ke hal-hal mistis yang terjadi di daerah domisili beberapa kontributor. Memang seram, tapi menambah wawasan, dan info pastinya. Diselingi dengan canda, santai, nggak terlalu serius, meski merinding-merinding sedikit pasti ada.

Ada beberapa tips yang saya lakukan saat menyusun naskah antologi genre horor ini. Apa sajakah itu? Tunggu di tulisan selanjutnya, ya?

By the way, alhamdulillahnya, event IRTK ini nyatanya langsung full kuota dan terpenuhi kurang dari sebulan! Berhubung masih banyak yang berminat dan ada pula yang memiliki banyak stok naskah seputaran tema ini maka IRTK diputuskan akan dibuat menjadi 2 jilid. Jilid pertama selesai di bulan September dan jilid kedua di bulan selanjutnya.

Kabar seru lainnya, event ini akan dibuatkan thrillernya di youtube. Keren, kan? Berminat? Boleh daftar? Yuk. Kontak saja Rhea di WA 0895 3317 23117, ya? Syarat dan ketentuan berlaku. Boleh nanti kita obrolkan via wapri.

Oke, sekian obrolan santai seputar ulasan tema IRTK dan MADSK. Semoga bermanfaat. Saya tunggu partisipasi Sobat di event IRTK jilid 2.

Salam literasi.

Editor: Rhea

Gambar: Canva

dailyliteracyzone.com/ rheailhamnurjanah

One comment