Tekwan

Apa yang ada dalam benak anda ketika mendengar kata “Tekwan” kalau saya berasumsi, makanan yang kalau kita memakannya hmm… Rasanya membuat satu “kit” mulut sampai kerongkongan termanjakan, merasakan aroma dan rasa dari tekwan yang segar.

Atau malah ada yang belum tau jenis makanan yang satu ini?. Baik kalau belum tau saya akan coba menjelaskan tentang makanan yang bernama tekwan ini. Tekwan adalah makanan dari Sumatera Selatan, tekwan temannya mpek-pek, kalau mpek-pek kuahnya atau cukonya dari gulai merah yang di beri bawang putih dan cabe rawit yang diulek halus kemudian dicampurkan dalam rebusan gula aren, kalau tekwan kuahnya kurang lebih seperti kuah sop.

Satu mangkok tekwan itu berisi, pentol tekwan, bengkuang yang sudah di tumis dan di bumbui bawang putih dan garam, soun, ketimun, daun seledri dan jeruk limo, kalau saya ditambah dengan tahu putih. Terbayangkan…? Aroma jeruk limonya. ini yang membuat air liur terbit ketika mencium aroma jeruk limonya.

Sedangkan tekwannya sendiri bisa terbuat dari gilingan ikan tenggiri, ikan kacang-kacang, ikan manyung, ikan gabus, ikan toman, salah satu dari jenis ikan ini bisa di buat untuk bahan dasar menjadi tekwan, daging ikan yang di giling halus/diblender setelah diberi air es, kemudian di campurkan dengan tepung tapioka, beri sedikit garam, sedikit gula putih, diaduk di jadikan adonan, kemudian di buat hampir menyerupai pentol baso direbus dan setelah matang diangkat kemudian di rendam di air es.

Memang benar ya… Ibu adalah jembatan pengetahuannya anak-anak, begitupun terhadap makanan, saya bukan berasal dari palembang, tetapi saya ingat dari kecil saya sangat suka mpek-pek dan tekwan, sehingga kesukaan terhadap makanan ini menular pada anak saya.

Kalau ada pengajian ibu-ibu dirumah, tekwan menjadi permintaan untuk makanan cemilan saat kita selesai mengaji. Dan rata-rata kaum ibu pengajian dirumah saya sangat suka dengan tekwan ini.

Apalagi saat Ramadhan ini tekwan dan mpek-pek menjadi menu bukaan rutin kami, saya dan keluarga jarang untuk beli makanan bukaan puasa di luar, bila saya buat mpek-pek dan tekwan itu bisa untuk beberapa kali hidangan karena awet sekali ketika disimpan di dalam frezeer.

Selain hemat uang sudah pasti kalau makanan kita buat sendiri jatuhnya bisa lebih higienis, dan kita puas menyantapkan dan satu lagi tetangga kita juga kebagian. Kalau ikan tenggiri terasa mahal untuk kantong kita, bisa dengan ikan kacang-kacang atau ikan manyung. Ada yang hari ini mau berbuka dengan tekwan atau mpek-pek??

Siapa dari tau tulisan ini menjadi salah satu pilihan kita untuk membuat olahan tekwan untuk menu takjil saat berbuka puasa. Semoga Allah mudahkan kita untuk bisa menyelesaikan sisa ibadah ramadhan kita dengan baik dan di ridhoi Allah Swt. Aamiin yaa rabb.

Nubarnulisbareng/Nurfahmi

Sumber gambar : foto koleksi pribadi