SURGA-Ku

Netraku terpaku pada peluh itu
Yang menetes perlahan
Menguap, bahkan kering begitu saja
Seakan peluh itu bicara tanpa kata

Netraku terpaku pada perjuanganmu
Yang kau lakukan tanpa imbalan
Yang kau berikan tanpa persyaratan
Yang kau berikan sepanjang hidup

Tulang remuk tak kau rasakan
Lelah bertubi datang menghantam
Waktu menjadi saksi
Biarlah…

Terjalnya kehidupan
Kerasnya batu jalanan
Sanggup kau lalui seorang diri
Tanpa meminta bantuan

Bahkan kau mampu singkirkan kerikil tajam yang menghalangi
Tak peduli derasnya hujan, panasnya terik yang membakar

Ibu…
Aku bangga keluar dari rahimmu
Aku memuja dirimu, yang penuh perjuangan

Tak sedikit air mata menemani perjalanan hidupmu
Yang kau lalui sendiri tanpa teman hidupmu
Sabar, kasih dan sayang yang aku ingat dari dirimu

Teruslah berjuang bersamaku Bu…
Ibu, untuk semua doa, cinta dan pengorbanan mu
Semoga Allah karunia kan surga terbaik untukmu…

Aamiin.

Nubarnulisbareng/Dini Maysayu