STAY WITH YOU

Dua insan yang di ciptakan Tuhan, menaruh rasa tanpa tahu kapan, kenapa, dan bagaimana. Datang begitu saja tanpa permisi dan aba-aba.

Tanpa ada pemberitahuan sebelumnya, layaknya mereka yang bersiap untuk segala sesuatunya.

Di pertemukan mereka, atas campur tangan Yang Maha Kuasa, di pisahkan mereka lalu bertemu kembali oleh-Nya.
Saling menaruh rasa dan kemudian berikrar dengan landasan cinta.

Cinta semata?

Ternyata butuh selain itu, selain rasa saling menghormati suatu ikatan, butuh jiwa besar, hati yang lapang untuk saling terbuka satu sama lain.

Bukan berarti tak ada privacy dalam kehidupannya, hanya saja ketika satu kebohongan kau buat, maka akan kau ciptakan pula kebohongan-kebohongan lainnya.

Sadar bahwa mengalah dan mencoba lebih mengerti harus dilakukan keduanya, meski jarang terjadi. Dan pasti ada saja hati yang terluka.

Atau memang kau buat diri ini hanya bisa mematung dengan segala luka yang kau beri?

Pahamilah, aku bukan saja ingin menua bersamamu, tapi juga ke surga bersamamu. Bantu aku mewujudkan nya, ku serahkan semua kendali padamu.

Jangan kau atas namakan cinta untuk merobek rasa percaya, kau buat tak berdaya lalu aku di sini memaafkan begitu saja.

Sungguh kau tak punya hati?

Pikiran ini masih berjalan dengan semestinya, bisa saja kau, kutinggalkan, namun lebih memilih tidak.

Karena ikrar yang kau ucapkan, kini mengakar kuat di hati. Akan ku jaga sampai Tuhan berkata “Pulanglah, perjuanganmu sudah usai”.

Nubar/ nulis bareng/ Dini Maysayu

Hosting Unlimited Indonesia