Selamat Jalan Bung Glen

Aku tercenung, diam cukup lama mencerna berita itu.
Engkau pergi, tanpa pesan apapun.

Takkan kulupa apa yang pernah kau katakan. Walau sekarang kita terpisah, engkau lekat dalam.ingatan. percayalah. Hingga kapanpun engkau tak kan terganti.

“Terserah kali ini sungguh aku tak kan peduli
Kutak sanggup lagi jalani cinta dengan mu”

Suaramu memenuhi ruangku. Aku teringat perjalananan panjang yang telah engkau lakukan. Goresan asa yang luar biasa.

Tak hanya itu, kepekaanmu juga mencerahkan. Meski ada cerita-cerita miring, namun aku tidak tergiring. Maka dari itu biarkan kusimpan kenangan tentangmu berdasarkan inginku saja.

“Selamat tinggal kisah tak berujung
Kini ku kan berhenti berharap
Perpisahan kali ini untukku”

Biarpun engkau berlalu dariku. Aku akan tetap mengenangmu. Alunan suaramu pasti selalu menemaniku. Hingga aku berakhir di ujung jalanku.

Selamat jalan Glen.

“Kasihku…
Sampai disini kisah kita
Jangan tangisi keadaannya
Bukan karena kita berbeda”

Dirimu bagai alunan melodi. Meskipun engkau beranjak dan pergi, nada-nadamu tertinggal disini.

RIP for u Glen

Nulis Bareng/ Maulina Fahmilita