SEKILAS MENGENAL PERKEMBANGAN JARINGAN 1G HINGGA 5G

Jaringan 5G merupakan generasi kelima dari pengembangan jaringan telekomunikasi di dunia.
Sejarah 5G tentunya tidak lepas dari penerapan generasi pertama yaitu 1G.

Pada tahun 1980-an 1G dibangun. Pada Jaringan 1G ponsel genggam hanya bisa merasakan fitur telepon saja. Kecepatan maksimal 1G yaitu 2,4 Kbps.

1G pertama kali diperkenalkan di Jepang pada tahun 1979 oleh Nippon Telegraph and Telephone (NTT). Kemudian tahun 1983 Amerika menyetujui
operasional 1G dengan ponsel Motorola DynaTac sebagai ponsel pertama yang dipakai secara luas.

Kemudian pada tahun 1990-an generasi 2G dibangun. Dengan standar GSM diluncurkan di Finlandia pada 1991. Secara teori, Kecepatan maksimum 2G dengan GPRS adalah 50 Kbps, dan dengan EDGE adalah 1 Mbps.

Suara via ponsel menjadi lebih jernih dan selain itu, untuk pertama kalinya orang bisa mengirimkan SMS, gambar, pesan bahkan MMS (multimedia messages) dari ponsel. Dengan jaringan 2G ponsel sudah bisa mengakses internet tetapi menggunakan dial-up dengan tarif yang terbilang mahal.

Disusul jaringan 3G yang pertama dibangun pada tahun 2000-an. Secara teori, kecepatan maksimum 3G adalah 21.6 Mbps melalui HSPA+teknologi.

Namun di tahun itu 3G baru tersebar di beberapa wilayah Amerika Serikat saja. Era jaringan 3G dianggap menjadi cikal bakal perkembangan teknologi, karena memicu industri produsen ponsel untuk mengembangkan fitur-fitur unggulan.

Berlanjut, pertama kali rilis di Jepang di 2001 oleh NTT DoCoMo. Kapabilitas transfer datanya meningkat 4 kali lipat dari 2G. Layanan baru seperti video call, video streaming sampai voice over IP makin merebak.

Disusul dengan jaringan 4G pada tahun 2009, jaringan generasi keempat ini memboyong percepatan pengunduhan data hingga 10 kali lipat dari jaringan 3G. Secara teori, kecepatan 4G untuk benda bergerak adalah 100 Mbps, dan 1 Gbps untuk benda tidak bergerak.

Perlahan revolusi telekomunikasi berkembang dan memungkinkan untuk melakukan hal-hal lain, seperti streaming film dan melakukan tatap muka menggunakan perangkat seluler.

Terdapat dua kandidat standar untuk 4G yang dikomersialkan di dunia yaitu standar WiMAX (Korea Selatan sejak 2006) dan standar Long Term Evolution (LTE) (Swedia sejak 2009).

Di Indonesia, WiMAX pertama kali diluncurkan oleh PT. FirstMedia dengan merek dagang Sitra WiMAX sejak Juni 2010. Kemudian teknologi LTE pertama kali diluncurkan oleh PT. Internux dengan merek dagang Bolt Super 4G LTE sejak 14 November 2013.

Dan saat ini generasi kelima hadir di Indonesia, Telkomsel menjadi operator seluler pertama yang resmi menggelar layanan 5G secara komersil pada hari Kamis (27/5/2021).

Acara peresmian tersebut digelar melalui sebuah acara berjudul “Unlock the Future” yang dihelat di Telkomsel Smart Office, Telkom Hub, Jakarta.

5G diharapkan memiliki kecepatan internet secepat kilat dengan kepadatan koneksi yang lebih tinggi dan latensi yang lebih rendah. 5G diharapkan punya konsumsi batere yang lebih rendah dan meningkatkan cakupan nirkabel dengan kecepatan 35.6 Gbps.

Jadi pada dasarnya, 5G itu 35 kali lebih cepat daripada 4G, dan diharapkan dapat mengubah cara orang-orang menggunakan internet seluler di masa depan.

Dikutip dari: Berbagai sumber

Nubarnulisbareng/Titin Siti Patimah