SEJARAH TERINDAH

Malam ini ingin ku tulis puisi. Tentang rindu dihati, tentang cinta yang tak henti, tentang janji, tentang cerita yang pernah kita lalui. Namun tanganku kelu, angan pergi tanpa permisi, tinggalkan jari tak peduli.

Lalu ku coba kenali diri, apa gerangan goresan terpendam, hingga kata tertahan. Dan ku temukan luka menganga diantara cinta dan airmata. Kenyataan tak seirama dengan harapan, memaksa kita untuk kembali pada haluan.

Terimakasih telah menemani perjalananku. Hadir mu menginspirasi. Cintamu buatku mengerti arti menghargai. Sayangmu mengajari ku arti memahami. Langit menjadi saksi ada hati tak ingin dibagi. Ada kisah yang tak mungkin kembali.

Lewat pena ku panjat doa. Semoga kau bahagia bersamanya. Selamanya.