Sebuah Mimpi Yang Menjadi Nyata

Hidup ini penuh perjuangan dan tantangan, setiap kita melangkah kita harus memikirkan secara matang sebelum keputusan itu kita ambil. Tak mudah untuk mengambil sebuah keputusan dalam hidup ini tetapi kalau kita terus dihantui dengan kegagalan yg belum tentu kita hampiri maka mimpi itu tidak akan pernah jadi kenyataan.

Begitu juga dalam perjalan panjang hidupku, tatkala aku berada diposisi yang sangat didambakan oleh setiap insan, dimana aku selalu diberikan keleluasaan oleh kedua orang tuaku untuk mendapatkan apa saja yang kuinginkan, tetapi semua terasa semu. Aku merasa semua itu adalah keterpaksaan saja karena keegoisanku.

Menjalani hidup ini tidak semudah membalikkan telapak tangan, dulu Aku dimanja tetapi sekarang Aku harus berjuang demi merangkai asa yang menggunung dan tak terbendung. Saat itu mimpiku hanya ingin sukses baik sebagai anak sekaligus kakak bagi adik-adikku

Tiada orang tua disisiku, bukan Ku jadikan sebagai penghalang untuk meraih sukses dalam hidup, tetapi aku jadikan sebagai cambuk buat diriku sendiri bagaimana caranya untuk tidak menyusahkan orang tua Ku lagi.

Anak yang manja dahulunya, kini tinggal kenangan dan cerita lama saja. Sekarang Aku sudah berumah tangga dan memiliki anak tiga. Walaupun begitu, Aku sangat bersyukur mendapatkan suami yang juga paham dengan kondisi keluargaku, hal itu menjadi suatu hal yang luar biasa, diluar ekspetasiku bahkan suamiku juga memiliki hobi yang sama dan kami harus selalu se-ia dan se-kata guna mewujudkan apa yang ada dalam rencana.

Terkadang tidak semulus yang diduga, kami juga pernah bertengkar karena berdebat mempertahankan argumen dan prinsip masing-masing padahal tujuannya sama, tetapi itu tidak lama, suasana akan mencair kembali seperti drama korea, ujung-ujungnya suamiku lah yang mengalah karena itu semua adalah perwujudan dari cina.

Duku, Aku sangat mengidolakan Papaku, dan bermimpi untuk mendapatkan pendamping hidup yang setia yang punya sifat yang sama dengan Papa. Ternyata mimpi itu bisa kugapai, Aku sekarang disandingkan oleh Allah dengan belahan jiwa yang berkharisma, sang penyejuk sukma.

Sekarang mimpiku bertambah, Aku ingin menjadi ibu rumah tangga sekaligus istri dan Bunda yang dibanggakan oleh anak-anakku. Satu hal yang pasti hidup itu tak mudah, tetapi kita harus berusaha bagaimana mewujudkan apa yang membuat kita selalu bahagia.