SDIT Al-Bayyinah Melaksanakan Home Learning Dengan Metode Daily Activity

Saat ini dunia dikejutkan dengan pandemi covid-19. Akibat pandemi tersebut, ratusan ribu manusia di seluruh dunia terpapar virus dan tak sedikit yang meninggal dunia. Untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. Social distancing menjadi pilihan dalam kebijakan para pemimpin dunia.

Akibat dari social distancing, dunia pendidikan ikut terdampak. Kegiatan belajar mengajar sudah hampir 5 minggu dilaksanakan di rumah masing-masing secara daring.

SDIT Al-Bayyinah yang terletak di kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut ikut merasakan kekacauan ini. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di SDIT Al-Bayyinah pun dilaksanakan secara daring. Sekolah secara daring ini, pihak SDIT Al-Bayyinah mengistilahkannya dengan istilah home learning.

Home learning tidak lah mudah. Para siswa/i tak terkecuali orang tuanya, pada minggu ke 2 sudah mulai merasakan kejenuhan. Kondisi tersebut diketahui oleh pihak sekolah dari hasil pengisian angket melalui google form yang di isi oleh para orang tua siswa. Secara keseluruhan mereka tidak merasa terbebani dengan home learning, namun perbandingan yang tidak merasa terbebani dan yang merasa terbebani sangatlah tipis.

Menyikapi hal tersebut, Kepala SDIT Al-Bayyinah Dr. Hanny Latifah, M.M.Pd., menginstruksikan kepada para guru dan wali kelas untuk selalu membuat metode baru setiap seminggu sekali. Dan memasuki minggu ke 5 ini, SDIT Al-Bayyinah melaksanakan home learning dengan metode daily activity.

Metode daily activity digunakan agar siswa/i tidak merasa dirinya sedang belajar tetapi melaksanakan kegiatan harian seperti biasa. Dalam daily activity siswa/i mengisi lembar aktivitas harian seperti shalat lima waktu, shalat dhuha, muroja’ah hafalan, berdo’a, makan, mandi dan lain sebagainya.

Hal tersebut seperti terlihat biasa-biasa saja. Namun pada metode tersebut sebenarnya disisipkan kegiatan belajar mengajar, contoh kegiatan yang disisipkan antara lain:

1. Kegiatan keterampilan hidup

Kegiatan keterampiln hidup ini bertujuan agar selama home learning siswa/i tidak hanya belajar saja tetapi mereka memiliki keterampilan hidup. Kegiatan keterampilan hidup ini diisi dengan membuat karya seni rupa dari daun, membuat karya tulis berupa karangan, membuat karya dari kain perca, membuat karya seni kaligrafi bertema “Marhaban Ya Ramadhan” dan kaligrafi surat-surat pendek.

2. Kegiatan pembiasaan

Kegiatan pembiasaan ini bertujuan agar siswa/i memiliki kebiasaan dan akhlak yang baik, karena sebagai seorang anak tugas kita bukan hanya belajar tetapi membantu kedua orang tua dan beribadah. Kegiatan pembiasaan ini di isi dengan kegiatan membantu orang tua membereskan rumah, membiasakan membereskan tempat tidur sendiri, membiasakan diri mengatur waktu makan, belajar dan bermain, dan membiasakan beribadah tepat waktu baik itu ibadah wajib maupun sunnah.

3. Kegiatan belajar

Kegiatan belajar ini bertujuan agar anak-anak tetap menambah pengetahuan dan wawasannya. Kegiatan belajar ini diisi dengan tugas-tugas yang berkaitan dengan mata pelajaran yang mereka pelajari di sekolah. Adapun proses belajarnya dilaksanakan secara penugasan ataupun secara online menggunakan media belajar online.

Ketiga kegiatan tersebut sengaja disisipkan agar para siswa/i SDIT Al-Bayyinah tetap terbentuk karakternya dan tetap bertambah ilmu pengetahuannya meski mereka belajar di rumah.

nubarnulisbareng/riskaamelia