Salat Qobliah Subuh

NB 3 Level 2
SALAT SEBELUM SUBUH
(Ida Saidah)

Satu kesempatan, saya terpana membaca postingan seorang anggota grup watsApp teman satu sekolah. Dalam postingan itu ia menuliskan daftar nama orang terkaya di dunia dan di tanah air tercinta, Indonesia. Ada nama Jeff Bezos, Bill Gate, Bernard Arnault, Warren Buffet, Larry Ellison, Hartono Bersaudara. Budi Hartono, Michael Hartono, Sri Pakash Lohia, Prajogo Pangestu, dan Chairul Tanjung.
Inti isi postingannya adalah bahwa orang yang melakukan salat sunah dua rakaat sebelum subuh lebih kaya dari daftar urutan nama mereka di atas. Postingan itu berkali-kali ia kirim. Setiap ada nomor ia di grup WA, postingan itu muncul.

La ini orang, apa tidak ada informasi yang lain? Lagian ini kan grup umum. Tahu sendiri yang namanya teman satu sekolah beda-beda agama dan keyakinan. Apa saya perlu menanyakan langsung melalui WA pribadi? Pergulatan batin pun terjadi. Anehnya setiap postingan itu muncul, saya membacanya tanpa menyisakan satu kata pun yang terlewat.

Meski demikian, hingga tulisan ini dibuat saya hanya jadi pembaca yang baik. Jangankan menanyakan maksud postingan itu melalui WA pribadi, memberi komentar satu kata pun di grup, tidak pernah. Itulah kecenderungan saya duduk manis di satu grup WA.

Yang jadi permasalahan bukan kedudukan saya di grup itu, melainkan isi postingannya. Apa benar orang yang salat sunah dua rakaat sebelum subuh lebih kaya dari orang terkaya di dunia? Apa kekayaan selalu identik dengan jumlah uang, tabungan, saham, dan properti yang dimiliki?

Jadi berpikir keras kalau sudah begini. Saya pun membuka-buka referensi tentang keutamaan salat sunah sebelum subuh dan saya menemukan hadis dari ‘Aisyah radiallahu anhu bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَ
Dua raka’at fajar (salat sunah dua rakaat sebelum subuh) lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Muslim no. 725).

Jadi berdasarkan hadis tersebut saya berpendapat bahwa keistemewaan melaksanakannya tidak dapat dibandingkan dengan urutan orang terkaya yang identik dengan kepemilikan uang, apalagi disejajarkan. Sungguh tidak akan pernah sejajar. Bahasa kekiniannya sejauh bumi dan langit yang entah di mana ujungnya.

Salat sunahnya saja begitu dasyat keutamaannya, tentu salat subuh itu sendiri akan lebih-lebih utama. Kontek dunia dan seisinya memuat tentang kebaikan menurut pandangan Allah Subhanahuwataala. Di dalamnya ada yang bersifat kepemilikan kebendaan, semisal harta kekayaan. Ada juga yang bersifat ketenangan dan kelapangan hati, meskipun tidak memiliki harta yang berlimpah.

Orang-orang yang memiliki ketenangan dan kelapangan hati akan tercermin dalam kehidupan sehari-hari dari cara bertutur kata, bersikap, dan bertindak akan selalu menyenangkan siapa saja yang ada di sekitarnya. Sebab orang yang mendirikan salat sesuai disyariatkan, jiwanya akan terhindar dari perbuatan keji dan mungkar, sebagaimana firman Allah
إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ
Artinya: Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar. (QS. Al-‘Ankabuut [29]: 45)

Sayang seribu sayang, saya merasa belum mendirikan salat. Baru jadi tukang salat, pelaku. Akibatnya masih ada orang-orang yang berinteraksi secara inten dengan saya, mungkin ada yang pernah merasa tersinggung, tersakiti, atau terambil hak-haknya. Mohon maaf sahabat.

Akhir kata semoga dengan tulisan ini saya termotivasi untuk memperbaiki kualitas salat yang saya kerjakan, baik itu salat yang wajib maupun yang sunnah sehingga benar-benar mampu mendirikan salat. Saya pun berdoa sebagaimana diajarkan Nabi Ibrahim Alaihissalam tercantum dalam Al-Qur’an

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي ۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

Artinya: Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.(QS Ibrahim: 40)

Buat teman yang sudah berbagi tentang keutamaan salat qobliah subuh, terima kasih telah menginpirasi. Semoga jadi amal soleh, tak peduli apa itu tulisanmu atau sekedar meneruskan. Bravo kawan di grup WA dan grup mana pun. Jalin silaturahmi dengan saling mendoakan kebaikan dan berbagi informasi yang bermanfaat. Salam ukhuwah, salam kebajikan.

Nubar

NulisBareng

Level2

BerkreasiLewatAksara

menulismengabadikankebaikan

Minggu1hari2Senin2112020

RNB085Jabar

rumahmediagrup