Sahabat Tapi Mesra?

Sahabat Tapi Mesra?

Jejak perjalanan selalu indah dan berwarna bila ada sahabat yang menemani. Apalagi jika hidup ditemani oleh sahabat halal, maa syaa Allah, kebahagiaan yang tak bisa dilukiskan dengan kata-kata.Hidup ceria penuh warna, walau kadang malu-malu senja.

Ketahuilah, sesungguhnya ada tirai pembatas tak kasat mata antara dua lawan jenis yang berbeda. Makanya kita tidak disarankan bersahabat dengan lawan jenis. Karena tidak ada persahabatan yang sempurna melainkan ada syeitan yang turut memperdaya sehingga mulai bersemi bunga-bunga cinta entah dirasa ataupun tidak.

Ini berlaku untuk semuanya, baik yang single lillah maupun yang sudah mempunyai pasangan. Terlebih untuk kalian yang sudah mempunyai pasangan, menurut saya kurang pantas jika bersahabat dekat dengan lawan jenis apalagi tanpa sepengetahuan pasangan.

Banyak kasus perceraian yang terjadi akibat adanya orang ketiga, sedihnya orang ketiganya itu adalah orang yang dikenal dekat dan disebut sahabat. Berawal dari curhat singkat, saling memberi nasihat, hingga akhirnya ada perasaan ingin melindungi saat si “sahabat” sedang mengalami titik terberat.

Sekali lagi saya katakan hal itu wajar jika keduanya sama-sama single lillah, tapi jika kondisi sebaliknya tentunya akan menimbulkan riak yang nyata bahkan bisa menimbulkan perselisihan di antara dua insan yang sudah lama terbina dalam mahligai rumah tangga.

Sudah banyak kasus yang terekspos baik di media maupun kisah nyata tetangga kita. Seyogyanya hal tersebut dijadikan bahan pelajaran oleh kita semua bahwa syaitan itu tak akan pernah berhenti untuk menggoda.

Percaya atau tidak, tapi setan dan bala tentara iblis ada yang bertugas secara khusus untuk merusak hubungan rumah tangga seseorang. Ya, Dasim namanya. Tugasnya menggoda dan mengarahkan setiap pasangan untuk berdebat dan memancing emosi. Konon katanya, prestasi terbesar mereka adalah merusak rumah tangga seorang muslim yang berujung dengan perceraian.

Hal ini sebagaimana diriwayatkan dalam sebuah hadis dari Jabir radhiallahu ‘anhu dari Nabi Muhammad bersabda: “Sesungguhnya Iblis meletakkan singgasananya di atas air (laut) kemudian ia mengutus bala tentaranya. Maka yang paling dekat dengannya adalah yang paling besar fitnahnya. Datanglah salah seorang dari bala tentaranya dan berkata, ‘Aku telah melakukan begini dan begitu’. Iblis berkata, ‘Engkau sama sekali tidak melakukan sesuatu pun”. Kemudian datang yang lain lagi dan berkata, ‘Aku tidak meninggalkannya (untuk digoda) hingga aku berhasil memisahkan antara dia dan istrinya. Maka Iblis pun mendekatinya dan berkata, ‘Sungguh hebat (setan) seperti engkau.” (HR Muslim)

Jadi, salahkah jika kita mempunyai sahabat yang berlainan jenis kelamin?

Saya tidak mengatakan itu sebuah kesalahan. Bagaimana pun juga kita harus bersyukur jika dikaruniai seorang sahabat. Namun jika kondisinya berbeda jenis kelamin hendaklah tetap memperhatikan adab. Bagi saya, untuk orang yang berbeda Jenis kelamin selain sahabat halal, cukuplah menjadi teman dan betinteraksi secukupnya.

Walaupun ada sebagian orang yang berpendapat, “Lebih baik bersahabat dengan orang yang berbeda jenis kelamin, karena kalau sama biasanya mainnya baper, jadi ga asyik.” Sah saja sih, tapi untuk seorang muslim dan muslimah ada batasan adab yang harus tetap dijaga. Dan saran saya, sebaiknya jika mencari sahabat akan lebih seru dan lebih asyik jika sama jenis kelaminnya.

Fenomena yang tidak bisa dipungkiri sekarang banyak perempuan dan laki-laki yang mengaku sahabat tapi sikapnya manja dan mesra. Nah, ini yang saya kritisi. Saya kurang setuju jika ada dua orang dengan jenis kelamin berbeda mengaku sahabat tapi terlampau akrab. Menggunakan panggilan kesayangan baik dalam percakapan di dunia nyata maupun di dunia maya.

So, dari sekarang, yuk mulai batasi pertemanan dengan orang yang berbeda jenis kelamin dengan kita agar perasaan tak ikut terlibat. Batasi kontak fisik, hindari rangkulan, gandengan, pegangan tangan, apalagi lebih dari itu. Batasi pembicaraan dan tetap berprilaku sopan santun.

Wallahu ‘alam bish shawab

rumahmediagrup/wina_elfayyadh