Ridha Orang Tua

By: denok muktiari

Perjalanan hidup manusia akan lebih indah jika Rahmat-Nya Allah selalu tercurahkan. Tak ada rasa berat atau pun susah karena setiap langkah adalah rasa syukur. Tapi tahukah bahwa semua apa yang kita jalani tak lepas dari yang namanya orang tua.

Semenjak dalam kandungan kita terus dihujani dengan do’a dan kasih sayang. Setiap detak jantung kita adalah rasa suka cita ayah bunda. Sebuah pengharapan supaya kelak anak yang dikandung bisa menjadi anak yang sholeh. Anak yang sehat, cantik atau tampan, rezeki lancar, pintar, membanggakan orang tua dan lain sebagainya. Tak ada doa yang buruk dalam setiap ucapan.

Berat memang yang namanya perjuangan. Tak ada hidup yang mudah. Karena hakekat hidup adalah ujian. Perjuangan mereka pun sungguh berat dalam merawat kita. Hingga anak tumbuh dewasa. Hingga anak mampu untuk berdiri sendiri, melewati banyaknya terjal di hidup yang nyata. Bahkan ada pula orang tua tak tega melepas anaknya untuk melangkah.

Ada pepatah mengatakan “Mbok gawe tombok. Mbah gawe tambah.” Yang artinya ibu tempat mencari tambahan yang kurang. Mbah tempat untuk nambah. Kurang lebih artinya seperti itu. Jika kita merasa kekurangan, kepada orang tua kita biasanya meminta. Jika masih kurang kepada kakek nenek pun selalu tersedia. Entah bagaimana cara mereka.

Banyak keberkahan yang diberikan oleh orang tua. Susah senang mereka selalu ada. Dan orang tua adalah sahabat terbaik kita. Sesusah apa pun mereka akan memberikan yang terbaik untuk kita. Sekuat tenaga berjuang membanting tulang untuk anak tercinta. Malam berdoa, siang lanjut perjuangan.

Inilah mengapa derajat orang tua sangat tinggi. Kalau mereka berdoa, doanya seperti nabi. Tanpa ada halangan langsung sampai ke Tuhan. Maka bersyukurlah jika kedua orang tua kita masih ada. Karena hadirnya adalah Rahmat untuk kita dari Allah SWT.

رِضَا اَللَّهِ فِي رِضَا اَلْوَالِدَيْنِ, وَسُخْطُ اَللَّهِ فِي سُخْطِ اَلْوَالِدَيْنِ

Artinya: Keridhaan Allah itu didasarkan atas keridhaan orang tua, dan kemurkaan Allah itu didasarkan atas kemurkaan  orang tua (HR. Bukhori)

Masih beranikah untuk menyakiti hatinya? Tanpa mereka kita bukan siapa-siapa. Tanpa doa dan perjuangan mereka mungkin kita sudah hancur. Entah jadi apa? Karena jauh dari Rahmat-Nya. Sayangi mereka, berbaktilah kepada mereka, ucapkan kata-kata yang indah yang menyejukkan hatinya. Doakan selalu dalam setiap sujudmu, baik sekarang atau pun nanti kalau sudah tiada.

Ayah Ibu kami merindukanmu.