Puisi Wahyu Hidayat, Sajadah Basah

Sajadah Basah

Ada sepantul kenang yang
tak bakal rapuh oleh musim
dan dentang waktu—
Setiup kisah lampau begitu
bilur dan amat memar.
Kalaupun malam tak berhujan
mataku tetap kuyup
lantaran lorong-lorong silam
penuh tangisan lumpur

Bilamana sajadah basah
itu karena mataku
Jika ada bercak hitam
di jantung langit
Itu tak sebanding dengan
sekolam dosa dan
bilur luka di dadaku

Biarkan sajadah basah saban
malam, tak terhapus
selimut dan kabut ataupun
jadwal mendengkur
di sekotak kasur.
Kita mesti nyalakan malam
dengan tangis bulan
biar bumi selalu terjaga
karena cinta dan sajadah tak
lupa selalu basah
Bukan sebab tangis hujan,
tapi ulah mata kita

26.04.2020
Rumahmediagrup/Awiyazayan
#Rumahmediagrup
#Rumedia
#Nubar
#Awiyazayan
#Puisi
#Sajak