Puisi Wahyu Hidayat

Barangkali Jembatan
yang Merah

–lalu jembatan patah
kisah hunjam ke tebing
di jalan itu kasih tumpah
seperti langkah
ke mukim yang serakah

kita bakal rindu
jembatan yang memeram
tiaptiap langkah kita
bahwa perjalan adalah
lintas angin ingin

ke sehampar jembat
burung-burung hinggap
mengintip bekas bayang
pun bincang tentang
kenang, serupa
layang-layang terbang
ke entah. ke langit payah.

2019/2020

Rumahmediagrup/awiyazayan