PSIKIS PUN PERLU SUPLEMEN

Sudah menjadi harapan setiap manusia jika dalam hidupnya ingin selalu merasa sehat dan dapat beraktivitas dengan bahagia tanpa sakit. Sudah menjadi perasaan bersama bahwa orang sakit itu sungguh tidak mengenakkan. Namun demikian, tidak semua orang mengetahui cara menjaga kesehatan yang baik.

Memang pasti ada yang sangat berdisiplin dalam memperhatikan pola hidup sehat, misalnya atlet yang harus mempersiapkan diri untuk bertanding, foto model yang harus senantiasa tampil prima di panggung, para pegawai yang dituntut untuk selalu hadir agar tidak dipotong gaji serta macam macam alasan tertentu lainnya. Ya, menjaga kesehatan hanya karena tujuan tertentu bukan karena keharusan.

Sebaliknya banyak juga yang hidup bagai air mengalir saja, menyerahkan sehat dan sakitnya pada nasib dan tidak ada upaya sama sekali. Bisa karena tidak punya cukup ilmu, tidak cukup uang atau memang punya tapi tingkat kemalasannya cukup tinggi jadi membiarkan hidup apa adanya bahkan sembarangan. Bisa jadi juga sudah niat dan berusaha melakukan hal-hal baik dalam kaitannya dengan kesehatan namun kurang komitmen, kurang tekad sehingga gagal terus. Bisa berbagai macam sebab seseorang tidak mempedulikan kesehatannya.

Idealnya memang harus bisa menjaga kesehatan tanpa ada kepentingan apapun selain sebagai wujud syukur kepadaNya yang telah memberi kehidupan. Sejatinya, menjaga kesehatan adalah bagian dari ikhtiar memelihara dan menyayangi diri demi peran kita sebagai manusia dan orang yang punya tanggung jawab kepada manusia lainnya. Misalnya seorang ibu hendaknya menjaga kesehatan demi hidup yang baik agar dapat merawat keluarganya dengan optimal. Jika ibu sehat maka suasana pun akan terasa serba aman karena dalam keluarga ada peran serta ibu yang sehat dan bisa menghidupkan suasana. Tentu akan berbeda jika sang ibu sakit-sakitan dan tak bisa mengendalikan keadaan dengan baik, biasanya akan mempengaruhi suasanapun menjadi hampa dan tak nyaman.

Banyak hal bisa diuntungkan dengan terjaganya kesehatan yang prima. Sejauh ini para pakar kesehatan sepertinya lebih peduli atau lebih intens perhatiannya terhadap pentingnya kesehatan fisik. Vitamin, suplemen dan berbagai jenis obat diteliti dan disiapkan guna menjaga kesehatan fisik. Fisik yang sehat adalah aset utama dalam melangsungkan kehidupan dengan aman dan nyaman.

Pertanyaannya, cukupkah kesehatan yang diperhatikan itu hanya fisik? Tentu saja tidak. Sesungguhnya kesehatan yang prima terdiri dari sehat jiwa raga, lahir batin, fisik dan psikis. Seyogyanya setiap pribadi memperhatikan dua dimensi kesehatan ini agar benar benar seimbang. Konon katanya jika psikis kita sedang bermasalah maka akan berdampak pada kesehatan fisik. Misalnya sudah menjadi mitos bahwa gangguan emosi gampang marah akan menunjukkan penyakit seseorang biasanya terkena penyakit darah tinggi, dan sebaliknya seseorang yang terkena darah tinggi mengindikasikan bahwa ia seorang pemarah. Selain contoh di atas tentu sebenarnya banyak contoh lainnya.

Jika penyakit fisik sangat reaponsif untuk diperiksa ke dokter karena gejala yang sangat tampak, maka akankah seseorang mau segera memeriksakan kesehatan psikisnya dan dapat mendeteksi sendiri gejalanya? Dalam hal ini ijinkan saya beropini berdasarkan pengalaman dan pengamatan terhadap kehidupan sosial bahwa kebanyakan tidak mau memeriksakan kondisi psikisnya. Banyak alasan yang menyebabkan pertimbangan. Bisa jadi karena tidak mengerti, atau mengerti tapi takut, malu karena merasa seperti aib dan atau terkendala biaya yang memang lebih mahal dari pada dokter fisik.

Namun demikian, sebelum terlanjur, sebaiknya dapat diupayakan pencegahan dini dari penyakit psikis yaitu mengkonsumsi suplemen psikis agar tetap terjaga prima. Namanya pencegahan, walau tidak tahu terkena atau tidak penyakit psikis, sebaiknya menjalankan prinsip prinsip pencegahan diantaranya selalu berpikir positif, berprasangka baik, bergaul dengan komunitas positif dan lain-lain mungkin masih banyak lagi. Hal ini harus menjadi motivasi dalam hidup agar jika ada dampak prilaku akibat sedang mengalami gejala gangguan psikis, maka akan segera menanganinya.

Yuk cari suplemen positif bagi kesehatan psikis kita semua agar hidup senantiasa sehat dan terutama bahagia menikmati kesehatan diri.

Nubar/NulisBareng/Lina Herlina