POT KAIN BEKAS

Berawal dari beberes beberapa pakaian yang sudah tak layak pakai. Kain dan segala macam yang sudah tak terpakai.

“Wah, banyak juga ya ternyata”
Padahal beberapa yang masih layak pakai, sudah di pisahkan. Di kemas dalam wadah yang berbeda.

“Di apain ya baiknya” bertanya dalam hati.
“Pisahkan saja yang memang sudah gak bisa di pakai Nduk, nanti kita buat prakarya”.
Ibu seakan tahu isi pikiranku.

“Bu, ini ada handuk dan beberapa baju yang sudah usang”.
“Letakan saja di situ Nduk”.

Ibu mencampur beberapa bahan. Ku lihat ada semen dan air, mungkin Ibu mau menambal dinding yang retak.

“Lhaaa Bu, Ibu kok di celupkan?” aku keheranan.
“Sini Ibu ajarin, buat prakarya. Biar kamu gak rebahan terus”.
“Hehehe Ibu bisa aja”.

Ibu memberikan arahan, aku memperhatikan dengan seksama.
Langkah pertama siapkan handuk bekas atau kain bekas. Pastikan lebar bila menginginkan bentuk yang besar.

Bisa di sesuaikan dengan keinginan, besar kecilnya bentuk juga tergantung dari kain yang akan di bentuk.

Sebelum lanjut ke langkah kedua, sebelumnya sudah menyiapkan semen yang di campur dengan air, aduk sampai rata, tidak terlalu pekat dan tidak terlalu encer.
Seperti adonan untuk kue ya, hehe.

Langkah kedua, celupkan handuk bekas atau kain bekas ke dalam adonan semen yang telah di siapkan, celupkan hingga merata. Lalu keringkan di atas cetakan.

Cetakan bisa menggunakan apa saja yang ada di rumah, bisa mangkuk, ember atau apapun yang sekiranya nanti ingin di bentuk seperti apa.

Tunggu benar-benar kering, jemur di awah matahari langsung supaya keringnya maksimal.

Langkah ketiga, oleskan adonan semen tadi ke cetakan kain yang telah kering, setelahnya keringkan lalu ulangi hal yang sama.

Sampai sekiranya sudah terlihat kuat dan kokoh.
Langkah ke empat, bila sudah benar-benar kering lalu cat sesuai dengan warna yang kita inginkan.

Taraaa jadilah pot tanaman prakarya rumahan. Bisa di pakai sendiri, atau di jual.
Mudah bukan teman?
Selamat mencoba di rumah, semoga bermanfaat.
Salam dari kaum rebahan.

Nubarnulisbareng/Dini Maysayu