Petualangan Selanjutnya Telah Dimulai: Review Novel Bulan (Seri 2 Bumi)

Petualangan Selanjutnya Telah Dimulai: Review Novel Bulan (Seri 2 Bumi)

Judul               : Bulan

Penulis             : Tere Liye

Penerbit           : PT Gramedia Pustaka Utama

Tahun terbit     : 2015

Halaman          : 397 halaman

Kisahnya baru saja dimulai. Setelah petualangan (baca: pertarungan) di Klan Bulan, akhirnya Raib tahu bahwa dirinya berasal dari Klan Bulan. Sedang Seli sangat terkejut menyadari dirinya salah satu anak dari Klan Matahari. Seperti halnya Raib, ia pun mempunyai keahlian khusus, yaitu dapat mengeluarkan petir dari tangannya. Berbeda dengan Ali yang asli berasal dari Klan Bumi, tak ada yang istimewa dari dirinya. Ia pun tak memiliki kekuatan seperti kedua sahabatnya, namun ia memiliki keunikan tersendiri. Seorang anak Klan Bumi yang mempunyai kekuatan besar, yaitu dapat berubah menjadi seekor beruang raksasa yang dapat menghancurkan semuanya. Sungguh kekuatan yang tak pernah ia disangka.

Setelah menjalani pertarungan hebat di Klan Bulan menghadapi laki-laki misterius yang muncul sebelumnya, kehidupan tiga sahabat itu tak pernah kembali seperti sebelum ia mengetahui jati diri mereka. Mereka bukan lagi manusia biasa, diam-diam mereka semakin mengasah kekuatan yang dimilikinya. Hari demi bulan berlalu, siapa sangka beberapa bulan kemudia mereka kembali dihadapkan pada keadaan yang sama seperti sebelumnya. Bedanya ia akan melanjutkan petualangannya menuju Klan Matahari. Klan yang jauh lebih tinggi dari klan-klan sebelumnya, ke tanah nenek moyang Seli.

Sama halnya saat kita ingin mencapai derajat tinggi, mencapai kedamaian, kita harus melewati rintangan dan tingkatan ujian yang semakin tinggi. Raib pun mengalami hal yang sama. Demi mengetahui siapa dirinya sebenarnya, bagaimana masa lalunya, dan menggapai kedamaian setiap klan, ia harus menghadapi berbagai petualangan. Petualangan di Klan Bulan telah mereka jelajahi dengan mengirim sosok misterius itu ke dalam lorong gelap, tempat si Tanpa Mahkota, seseorang yang telah membuat dunia penuh kegelapan. Saat ini pun ia harus kembali mempertaruhkan nyawa di Klan Matahari.

rumahmediagrup/afhermanda