Perjuangan Hidup

Sumber foto: Google

Masa pandemi maupun masa setelah pandemi, makin banyak orang stres. Baik karena masalah ekonomi terutama masalah kesehatan. Padahal seperti dalam peribahasa di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat. Tubuh dan jiwa saling berkaitan, sehingga kita harus bisa mengolah emosi supaya sehat tubuh dan jiwa.

Bagaimana nggak stres? Banyak pembatasan-pembatasan (PPKM), waktu berjualan sangat terbatas juga. Apalagi sekarang walaupun masa pandemi mulai reda, barang-barang kebutuhan sehari-hari melejit tinggi harganya.

Dalam menulis ikut challenge ini pun bagiku suatu perjuangan yang cukup berat. Banyaknya berita perang, orang sakit, penyimpangan seksual dan operasi plastik membuatku baper (bawa perasaan). Menulis terhambat karena aku mempunyai kecenderungan distress emphaty (ikut merasakan penderitaan orang lain karena pernah merasakan sakit).

Aku tetap berusaha dengan hipnoterapi, menanamkan dalam pikiran bahwa tujuan menulis ini juga salah satunya untuk healing (penyembuhan luka batinku sendiri dan orang lain). Dengan membaca dan menulis, membuatku tetap semangat menulis walaupun macet sampai hampir satu bulan. Aku tetap berjuang menulis supaya mencapai cita-cita utama memberi motivasi kepada orang-orang yang membutuhkan support dalam menghadapi masalah.

Apapun masalahnya, setiap orang harus mempunyai niat yang teguh, berpegang pada prinsip untuk mencapai tujuan. Perlu perjuangan keras untuk mencapainya. Banyak cara yang bisa kita tempuh, dengan banyak membaca dan belajar dengan ahlinya.

Bagiku kunci utama untuk mencapai tujuan dalam kehidupan adalah berdamai dengan diri sendiri. Kalau kita mau jujur, penghalang terbesar menghadapi masalah adalah diri sendiri. Luka batin memang harus disembuhkan. Seperti pengalamanku ini terhambat dalam menulis, karena luka batin tetap ada sisa akar-akar kepahitan yang tertinggal dan membuat baper.

Tetap semangat buat para pembaca yang mungkin mengalami hal yang sama denganku. Apapun halangan yang kita jumpai dalam mencapai tujuan hidup, tetap berjuang melawan diri sendiri tuk menggapai mimpi dan mencapai tujuan utama dalam hidup.

Satu lagi solusi saat kita mengalami hambatan dalam mengerjakan sesuatu, jangan fokus pada masalah. Harus mengatasi masalah utama tadi berdamai dengan diri sendiri, sehingga dapat berpikir jernih untuk mendapatkan solusi. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan melihat usaha dan perjuangan yang sudah kita lakukan selama hidup pasti berhasil.

The Power of Thinking

The Power of Forgiveness

Hosting Unlimited Indonesia