Penyebab istri mengalami baby blues syndrom

Ibu yang baru melahirkan lebih rentan stress dibanding dengan perempuan lainnya. Mengapa? Karena adanya perubahan hormon dan mood pada ibu. Setelah melahirkan, ibu baru akan merasakan sakit yang dirasakannya. Jahitan yang didapatkan setelah mengeluarkan seorang bayi hingga berat 3 kg lebih yang makin membuat sakit seorang ibu. Membersihkan bekas nifas dan jahitan begitu perih dia rasakan saat buang air kecil maupun besar. Ada beberapa yang membuat ibu mengalami syndrom baby blues antara lain

1. Suami yang sama sekali tidak menghargai pengorbanan istri dan mencerca ibu saat melakukan kesalahan saat mengasuh bayinya yang baru lahir. Membentak istri karena kesalahan yang dilakukannya. Suami samasekali tidak memahami keluhan istri pasca melahirkan.

2. Kelelahan ibu pasca melahirkan. Ibu perlu menyiapkan mental dalam mengasuh anaknya. Ritme anak bayai baru lahir yang beradaptasi dengan dunia yang kadang menangis ditengah malam dan buang air kecil dan besar yang membuat tidak nyaman sang bayi , membuat ibu harus bangun di malam harinya dan taida henti menyusui bayinya sepanjang malam hingga pagi. Dalam hal ini, ibu dibiarkan sendiri mengasuh bayinya tanpa bantuan suami samasekali. Toada nya dukungan moril dari sang suami menjadi hal yang paling utama mebuat sang ibu baby blues.

3. Lingkungan yang tidak mendukung bagi ibu dan sang bayi. Omongan negatif dari keluarga terdekat menjadi bom besar bagi sang ibu memendam emosinya hingga berakibat pada hal fatal yakni terjadinya baby blues pada sang ibu.

Hendaknya bila bertemu dengan ibu baru melahirkan berilah dukungan moril baginya dan bantulah mereka saat membutuhkan bantuan. Terutama suami, bantulah dan dukungkah istrimu bukan malah hanya melihatnya dan membiarkannya. Pengalaman sang penulis saat mengalami syndrom baby blues berakibat pada kesehatannaya saat itu. Semoga kita senantaisa dilindungi dan berserah dirilah pada Allah swt.