Pentingnya Empat Sehat Lima Sempurna untuk Kesehatan

Sumber Foto: Google

Sejak SD (Sekolah Dasar) kita sudah diajarkan tentang makanan sehat yang diperlukan tubuh yaitu empat sehat lima sempurna. Makanan itu mengandung gizi lengkap mulai dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral, disempurnakan dengan susu. Seperti gambar di atas, tubuh kita perlu makanan pokok yang mengandung karbobidrat yaitu nasi, jagung, ubi, kentang atau roti. Tergantung kebiasaan dimana kita berada.

Kedua lauk pauk yang mengandung protein, bisa dari ikan, telur, tempe, daging sapi, ayam dan masih banyak lagi. Ketiga Sayur-sayuran yang mengandung banyak vitamin dan mineral. Keempat buah-buahan yang mengandung vitamin. Kelima susu sebagai pelengkap yang mengandung vitamin dan mineral juga.

Sejak aku terkena penyakit autoimun pada tahun 2004, aku mulai mengurangi sayur hijau dan daging. Dokter berkata bahwa kalau makan sayur hijau pada malam hari, membuat darah kental untuk penderita autoimun. Terakhir kali tiga tahun yang lalu, aku tidak makan sayur hijau sama sekali dan daging pun sedikit sekali. Ternyata hb (hemoglobin-protein pembentuk darah merah) dan zat besi menjadi drop. Aku harus opname karena zat besi hampir nol dan aku baru tahu bahwa hb terbentuk murni dari makanan.

Banyak sekali orang yang ingin diet karena ingin sehat atau punya berat badan ideal. Baik sadar maupun tidak, kita mendekati bahaya yang tidak disadari. Kejadian itu menyadarkanku bahwa makanan empat sehat lima sempurna sangat penting dan tidak bisa dikurangi sendiri. Apalagi setelah belajar meditasi pada tahun 2000, menyadarkanku bahwa sehat itu harus hidup seimbang. Pola pikir dan pola hidup harus diperbaiki.

Tidak bisa hanya pola pikir saja atau pola makan saja. Buat pelajaran kita bersama kalau mau sehat harus makan dengan gizi seimbang yaitu empat sehat lima sempurna lengkap. Terutama masa pandemi ini, kita harus menjaga stamina sebaik mungkin.

Tanamkan mulai sekarang dari pikiran kita, Makin Tua Makin Sehat. Seberapapun banyak uang kita kalau sakit sama saja tidak bisa menikmati hidup yang indah ini. Selamat berjuang untuk hidup sehat dengan pola hidup seimbang.

The Power of Thinking

The Power of Forgiveness

Wenny Kartika Sari