Pengalaman Ngemal Lagi

Pengalaman Ngemal Lagi

Hari ini adalah Hari Belanja Bulanan. Setelah beberapa bulan hanya berbelanja bulanan di minimarket depan perumahan, kali ini kami sekeluarga mencoba ke mal. Kebetulan sejak tanggal 26 Juni 2020, mal sudah kembali dibuka.

Setiba di mal, telah mulai terlihat beberapa kendaraan memenuhi parkiran. Para pengunjung pun telah tampak hilir-mudik di depan halaman gedung bertingkat tiga itu.  Tidak seperti beberapa bulan lalu yang terlihat sepi bak kota mati.

Aku, suami, dan anakku ikut mengantre di depan pintu mal untuk mendapatkan tiket masuk. Setiap pengunjung wajib melaporkan jumlah anggota keluarga, atau teman yang dibawa. Kemudian, mendapat tiket masuk melalui website resmi mal. Di dalam tiket tersebut tercantum tombol start yang wajib ditekan ketika mulai memasuki pintu mal. Lalu, wajib ditekan kembali saat sudah keluar dari mal. Pihak mal juga dapat memantau jumlah pengunjung melalui tiket tersebut.

Tiket masuk mal (gambar: dok pribadi)

Usai mengambil tiket, kami sekeluarga menemui security yang akan memeriksa suhu tubuh setiap pengunjung. Yeay! Sekarang kami sudah boleh masuk mal.

Toko-toko di dalam mal sudah banyak yang buka, meskipun masih banyak juga yang tutup. Arena bermain anak seperti mandi bola, penyewaan mobil-mobilan masih belum diizinkan beroperasi kembali. Mal terasa sepi tidak seperti sebelum pandemi.

Kami langsung menuju lantai dua, tempat perbelanjaan keperluan bulanan. Saat menaiki eskalator, aku melihat tanda-tanda yang telah dibuat oleh pihak mal. Tanda-tanda berwarna kuning  itu bertujuan untuk menjaga jarak para pengunjung.

Di pintu masuk tempat belanja, kami sekeluarga mencuci tangan di tempat yang telah disediakan. Kemudian, aku mengambil trolley belanja yang hanya dapat diambil jika gagang handlenya telah dilap menggunakan antiseptik oleh petugasnya.   

Sekarang aku sudah siap belanja, sementara anak dan suamiku berjalan-jalan melihat alat-alat elektronik. Semua barang belanjaan yang tercantum dalam daftar sudah diambil dan dibayar. Kini, tiba waktunya untuk kembali ke rumah. Eits … kami tidak lupa menekan tombol selesai di tiket tadi.

Ini adalah pengalamanku berbelanja di mal saat masa normal baru. Apakah sobat punya pengalaman demikian?

Nubar-Tulis Bareng/Asri Susila Ningrum