Pempek Cinta

Pempek Cinta

Banyak kegiatan menyenangkan dapat dilakukan ketika kita berkumpul bersama keluarga, salah satunya adalah membuat sebuah makanan. Masak bersama, lalu menyantapnya bersama.

Hari Sabtu ini kami sekeluarga membuat pempek. Pempek adalah makanan khas dari Sumatera Selatan.

Jangan ditanya bagaimana berantakannya rumah, jika suami dan buah hati ikutan turun ke dapur. Tepung sagu berhamburan di sana-sini, ibarat salju yang turun di saat winter. Percikan telur seakan tidak mau kalah, turut menghiasi lantai.

Pada awalnya, aku yang membuat adonan. Kemudian, para pasukan yang ikut membentuk menjadi ukuran kecil. Bisakah sobat bayangkan bagaimana bentuk pempeknya? Jangan mengkhayalkan sebuah kesempurnaan seperti pempek yang dijual di toko, ya! Semua personil membentuk sesuai seleranya. Maka jadilah pempek dengan aneka ragam bentuk.

Namun, di balik tidak sempurnanya tampilan makanan yang kami buat terkandung hal lain di dalamnya. Cinta. Ya, pempek ini rasanya jauh lebih lezat dibandingkan dengan yang dijual di toko terkenal sekalipun. Mengapa? Karena di setiap gigitan terdapat tawa, keceriaan, kehangatan, dan cinta saat membuatnya.

Pempek hasil karya duo kesayangan (gambar: dok. pribadi)

Memasak bersama, dapat mempererat cinta kasih di antara keluarga. Maka, untuk para suami jangan pernah sungkan ikut membantu di dapur. Ajaklah serta sang buah hati merasakan keseruannya. Tak mengapa dapur berantakan.

Jangan takut untuk berkreasi dan bereksplorasi bersama. Justru pengalaman seperti ini akan melekat di dalam memori anak kita.

Usai membentuk aneka rupa, aku melanjutkan ke tahap selanjutnya, merebus dan menggoreng. Sementara itu, suami dan anakku tertidur di ruang tengah. Ternyata mereka berdua kelelahan. Terima kasih untuk hari ini dua cintaku. Pempek cinta siap disantap!

β€œCooking with kids is not just about ingredients, recipes, and cooking, It’s about harnessing, imagination, empowaerment, and creativity.” – Guy Fieri

Rumah media grup/ Asri Susila Ningrum