New Normal dan Ibu Rumah Tangga

Ada tantangan baru dalam masa pandemi ini, keren istilahnya ke barat-baratan “New Normal” apa ya artinya?, normal yang baru?, normal dalam keadaan baru? Kayaknya ini deh yang cocok artinya “melakukan aktifitas normal ditengah pandemi corona” pasti tentunya ada ketentuan-ketentuan yang berlaku, karena ini berkaitan dengan nyawa kita.

Sekarang apa hubungannya dengan ibu rumah tangga?, sangat berhubungan sekali, karena kaum ibu sering sekali berada dalam keadaan “New Normal” bukan hanya dalam masa pandemi corona ini. Hanya saja karena seringnya kaum ibu rumah tangga di hadapkan dengan keadaan ini sehingga ga pernah terlintas bahwa selama ini ada pada keadaan yang namanya “New Normal”

Contoh yang sekarang akan saya coba angkat adalah tentang bawang merah, harga bawang merah belakangan ini, entah karena pandemi corona, sehingga petani bawang mengatur waktunya untuk pergi ke lahan sawahnya, sehingga panennya sedikit, atau karena adanya PSBB, sehingga berdampak terhadap harga bawang merah, sepertinya banyak faktor yang menyebabkan harga bawang merah meroket.

Terakhir harga bawang merah mencapai Rp. 60.000,- per kilo, nah pasti banyak cara dari para ibu rumah tangga dalam menyikapinya, ini masuk dalam ranah new normal juga loh. Tetap bisa masak dengan normal walau harga bawang naik.

Muncul ide cemerlang dari kaum ibu rumah tangga, ada yang saat masak menggunakan bawang merah hanya sedikit dibandingkan saat sebelum harga bawang merah mahal, ada yang mencari menu masakan yang tidak menggunakan bawang merah, ada yang memilih untuk mencari bawang yang harganya lebih murah walau bawangnya dalam kualitas yang kurang baik, atau bawangnya kecil-kecil, satu lagi adalah memilih untuk menggunakan bawang merah yang besar-besar hampir sebesar bawang bombay tapi tetap dalam tampilan bawang merah. Karena harga lebih murah sampai 50% dari harga bawang merah saat ini.

Hebat ya kaum ibu rumah tangga, semua di hadapi dengan segala keberterimaan intinya tetap bisa memberikan masakan yang bisa dimakan oleh keluarga, fokus pada hal itu sehingga tidak pernah membayangkan bahwa dalam hal bawang merah saja kaum ibu rumah tangga sudah menjalankan New Normal.

Jadi bagaimana dengan “New Normal” yang sekarang sedang naik daun, gaess tenang, hadapi dengan senyuman karena senyum salah satu tanda kita bugar, ada banyak hal baik yang Allah titipkan pada kita semua, manusia mahluk Allah yang paling sempurna. Kadang ditengah himpitan masalah justru membuat kita menjadi lebih kreatif, lebih bijaksana.

Untuk itu marilah bersama kita cari tau, taarufi apa itu “New Normal” sehingga kita bisa mengatur langkah dan strategi kita, untung ruginya, bila memang kita harus berhadapan dengan “New Normal” ini, “Ditengah kesulitan bersama dengan kemudahan”, itu janji Allah pada umatNya.

Hidup harus terus berjalan, tandanya hidup kita harus bergerak, walau kadang gerakan itu harus di lakukan perlahan, teruslah bergerak karena Allah suka dengan gerakan-gerakan yang kita lakukan. Wallahu alam bi shawab

Sumber tulisan : Dari berbagai sumber

Sumber Gambar : Gambar foto pribadi

Nubarnulisbareng/Nurfahmi