MY 10+1

Part 2

Di hari ke tujuh, lidah sudah kembali normal. Batuk pun mulai berkurang walau masih ada sedikit terasa. Semua ramuan masih tetap ku buat untuk mendukung percepatan kesembuhan.

Hari ke sepuluh, batuk menghebat di pagi hari. Sepertinya mengeluarkan semua lendir. Setelah batuk hebat itu, tidak ada batuk lagi. Hanya dehem-dehem manja saja.

Hari 10+1, keadaan sudah fit. Badan terasa biasa seperti saat sehat. Tak ada keluhan yang dirasa. Namun aku tetap konsisten meneruskan isolasi mandiri hingga 14 hari alias 10+4.

Selama menjalani isolasi mandiri tak dipungkiri peran keluarga yang tidak serumah sangatlah besar. Kakak perempuanku terus menyuplai dari awal ketika mama lebih dulu positif. Makanan matang, dikirim setiap waktu makan tiba. Pesan online biasanya. Lalu tak lama, kakakku datang membawa segala macam bahan makanan, bumbu dapur dan suplemen tambahan.

Aku sampai malu rasanya menerima semua itu. Itu pula yang menghalangiku dari memberi kabar ke kerabat dan teman. Takut malah jadi merepotkan.

Namun kakakku berkata, tak ada salahnya minta doa dari yang lainnya. Ku pikir benar juga, banyak kerabat, teman dan sahabat. Siapa tahu diantara mereka ada yang doanya cepat dikabulkan. Aku pun mulai memberi kabar jika kami positif covid 19 dan mohon doa untuk kesembuhan kami.

Alhamdulillah, semua memberikan doa terbaiknya. Efek samping lainnya adalah semakin banyak makanan yang datang ke rumah. Semua memberi dukungan dan doanya. Tak dipungkiri itu memberikan rasa bahagia, rasa bahwa kami tak sendiri.

Kadang aku pun minta tolong adikku untuk membelikan sesuatu, yang tidak bisa dibeli secara online. Ya mau tak mau, harus minta tolong. Sempat kesulitan juga ketika membutuhkan telur karena kami belum berani keluar rumah.

Ketika hari raya, kakakku yang lain mengirim ketupat dan lauknya. Alhamdulillah, ikut lebaran juga. Walau tanpa rutinitas membakar sate tapi kami tetap makan sate yang kami beli secara online.

Sangat bersyukur karena kami melalui masa ini dengan kondisi baik. Di hari 10+1 keadaan sudah seperti orang sehat saja. Selama ini pun, saturasi bagus sehingga kami tak membutuhkan oksigen. Gejala boleh dikata hanya gejala ringan.

Harapan kami, ini adalah pengalaman yang pertama dan terakhir kami. Kami pun berharap semoga covid segera enyah dari muka bumi ini.Tak ada lagi kisah korban-korban yang berjatuhan karena covid.

Nubarnulisbareng/Ria Fauzie