MERASA DISAYANG

Umumnya ketika ditanya apakah seseorang sayang keluarganya, orang akan menjawab iya. Namun banyak kejadian keluarga yang harusnya disayang itu justru merasa sebaliknya. Tidak disayang dan dimengerti.

Seorang istri dan ibu mungkin merasa sayang keluarga itu adalah selalu mengerjakan aneka pekerjaan rumah tepat waktu. Menjaga anak, bersih-bersih, memasak, mendampingi belajar dan lain-lain.

Seorang suami dan ayah mungkin merasa sayang keluarga itu adalah kerja keras siang malam, membelikan barang-barang bagus, sekolah bergengsi, mentraktir makan dan lain-lain.

Bisa jadi ketika istri atau suami bersikap demikian, pasangan dan anaknya merasa disayang.

Namun bisa juga hal-hal yang dilakukan itu bukanlah kegiatan yang benar-benar membuat pasangan dan anak merasa disayang. Mungkin mereka masih merasa belum mendapatkan kasih sayang. Ini disebabkan cara memaknai ‘rasa disayang’ masing-masing orang berbeda.

Mungkin ketika seorang istri dan ibu selalu sibuk mengerjakan rumah untuk menunjukkan sayangnya pada suami dan anak, bukan itu yang diinginkan untuk membuat mereka merasa disayang.

Bagaimana bila ternyata suaminya merasa disayang saat istrinya meluangkan waktu duduk ngobrol dan bercanda, jalan berdua, menyanyi atau nonton film bersama.

Demikian juga saat suami sibuk bekerja siang malam untuk mencari sesuap nasi dan segenggam berlian, belum tentu itu membuat istri dan anak merasa disayang.

Bagaimana bila ternyata istrinya merasa disayang ketika diluangkan waktu khusus untuknya. Mendengar cerita dan keluh kesahnya, memijit kaki dan membuatkan minuman kesukaannya.

Bagaimana bila ternyata anak bukan merasa disayang saat ditraktir makan di restoran mewah atau diajak belanja baju bagus. Bagaimana bila mereka merasa disayang saat ditemani, dipeluk dan dicium sebelum tidur sambil sesekali mendengar cerita dari orang tuanya.

Maka agar kesalahpahaman tidak berkelanjutan, anggota keluarga perlu saling bertanya satu sama lain dengan satu pertanyaan sangat penting :

“Kapan kamu merasa disayang?”

Mungkin jawabannya sesuai tebakan anda, namun bisa juga jawabannya mengejutkan dan jauh dari yang anda bayangkan sebelumnya.

Seringkali, perasaan disayang tumbuh dari hal-hal simpel yang jauh dari kemewahan, namun penuh dengan cinta.

Sudahkah anda bertanya?
Apa jawabannya?

Renny Artanti
STIFIn Family & Business Trainer
Co Founder of Xcellence International Training

3 comments