Menunda

Ajarkan pada diri ini untuk bisa menunda keinginan yang kadang ketika saat keinginan datang tetapi kondisi saat itu harus memilih mana yang harus didahulukan, sesuai dengan pilihan perlu atau perlu sekali untuk di lakukan.

Banyak orang yang harus menunda keinginannya untuk membangun rumah karena masih harus memenuhi kewajiban untuk kuliah anak, menunda untuk kebiasan traveling karena Pandemi dan banyak hal yang lainnya.

Seperti halnya saya harus mampu menunda keinginan menulis saya karena kesibukan, keadaan yang harus menimbang skala prioritas, memasuki awal Tahun Ajaran Baru akan banyak amanah pekerjaan buat kami para guru. Sehingga perlu konsentrasi khusus untuk itu.

Menunda keinginanpun harus dilatihkan pada anak-anak kita sejak dini, sehingga anak-anak akan berlatih menahan diri, berlatih untuk mengetahui mana yang harus dahulukan serta melatih untuk tidak terlalu kecewa apabila ada hal yang di inginkan tidak terkabulkan.

Bahkan setiap keinginan kita di doa-doa kita, tidak sepenuhnya dikabulkan ada yang Allah tunda untuk di kabulkan agar kita juga mampu melatih prasangka baik kita kepada Allah, melatih kesungguhan kita dalam berdoa kepada Sang Pemilik langit dan bumi

Menunda merupakan keadaan yang akan sering kita jumpai dalam kehidupan ini, ada hal yang tidak boleh ditunda yaitu, keinginan untuk beramal soleh, berinfak, bersodaqoh, melakukan amal-amal kebaikan. Pada dasarnya otak ini di ajarkan untuk mampu menunda, sehingga nilai syukur kita kepada Allah akan terjaga dengan baik. Wallahu a’lam bishawwab.

Nubarnulisbareng/Nurfahmi

Sumber foto :  ambil dari whattapps