Mencarimu (Pentigraf)

Tiba-tiba engkau menghilang ditelan bumi. Entah kemana. Padahal baru saja kau berjanji kan pulang setiap akhir pekan. Buku pesanan anak-anak telah kau siapkan. Bahkan bertanya, “Mau apa lagi?” Tak disangka takdir Allah memisahkan. Kuyakin ini terbaik dari-Nya.

.

Kumencarimu dalam panik. Hubungi keluargamu dan teman-temanmu. Nihil.

.

Hampir sebulan berselang. Doa kupanjatkan. Ada sedikit kesal dan amarah karena memikirkanmu. Benar adanya jika menggantungkan rasa pada makhluk, sakit rasanya. Inikah aku yang lemah? Mimpi-mimpi buruk menghantui. Kesedihan merajai. Nyatanya Allah masih sayang kepadaku. Suratmu muncul tiba-tiba, dari balik jeruji penjara. 

.

100320