Mencari Jodoh untuk Nubar Ada Cerita di Balik Corona

Mencari Jodoh untuk Nubar Ada Cerita di Balik Corona

Event Juni Nubar Rumedia Area Jabar

Assalamualaikum sobat web nulis bareng rumedia, semoga semuanya dalam keadaan sehat dan bahagia ya, aamiin.

Sobat Rumedia, hari ini saya hanya mau mengeluarkan unek-unek sedikit saat memutuskan menjadi PJ (Penanggung Jawab) di Rumedia. Mungkin sebagian dari sobat Rumedia sudah tahu kalau event pertama saya itu My Inspiration Idol. Mau tahu review-nya? Baca saja dulu tulisan ‘Sang Sutradara‘.

Dari event pertama itulah, akhirnya saya ketagihan untuk terus bisa membuat event-event yang bisa menginspirasi lainnya. Saya termasuk PJ yang belum produktif, yang bisa menghasilkan banyak event. Sebab, saya merasa takut tidak maksimal mengawal event banyak. Jadilah ada jeda waktu lama antara event satu dengan event saya yang lainnya. Tapi ada perasaan yang selalu sama, yang saya rasakan saat memulai event baru. Apa itu? Tetap baca terus di sini, ya.

Perasaan pertama yang saya rasakan adalah bersemangat. Iya, saya semangat dan berdoa kalau event ini bisa lancar serta dapat bermanfaat bukunya, jika sudah terbit nanti.

Perasaan keduanya adalah deg-degan dan memulai mencari kepada siapa saya harus menawarkan event ini.

PJ itu ibarat pedagang yang sedang menawarkan jasanya. Kita harus menawarkan event ini ke orang-orang, inilah yang membuat saya deg-degan. Kunci saya cuma datu, “Bismillahirahmanirahim, ya Allah mudahkanlah saya dalam merekrut atau mencari tim penulis terbaik, agar bisa menghasilkan suatu karya yang luar biasa.”

Perasaan ketiga adalah tidak percaya diri (PD) dan takut ditolak.

Walaupun saya sudah berdoa, tapi perasaan tidak PD untuk menawarkan event dan takut ditolak tetap ada. “Bagaimana kalau orang yang saya tawarkan tidak berkenan? Bagaimana nanti event saya ditolak?” Pokoknya, banyaklah pertanyaan yang timbul dalam diri.

Lalu, bagaimana bisa saya menghalau perasaan negatif tersebut?

Yang saya lakukan adalah membaca kembali niat awal saya membuat event dan meresapi nasihat dari MA (Manajer Area) dan PJ-PJ senior. “Harus bermental tebal, jika ingin berhasil dalam menawarkan sebuah event. Enggak perlu sedih dan baper bila menerima penolakan, cari terus serta komunikasikanlah dengan baik apa yang ingin kita tawarkan. Kalau ditolak atau enggak ditanggapi jangan menyerah, berarti event kita ini dengan orang tersebut belum berjodoh. InsyaAllah sebentar lagi event ini akan bertemu dengan jodohnya. Yakin saja, kita pasti bisa, Bismillah.”

Itulah wejangan ampuh bagi saya untuk kembali bergerilya mencari jodoh untuk event Ada Cerita di Balik Corona. Memang bagi saya pribadi setiap event yang sudah saya buat itu punya cerita dan makna sendiri-sendiri. Tapi yang pasti, setiap masalah yang timbul akan selalu mendewasakan saya.

Yuk, bagi sobat Rumedia yang mau bergabung ke event juni saya ini, masih sangat terbuka lebar, lo.

Silakan hubungi ke nomer telepon saya, ya. Nanti saya bisikin deh, syarat dan ketentuannya. Ayo segera bergabung dan amankan kursinya, ya. Jangan sampai menyesal karena tidak bisa mengukir sejarahmu sendiri ya, sobat.

Nubar-Nulis-Bareng/Lithaetr