Membangun komunikasi antara suami istri

Berbagai permasalahan rumah tangga yang berujung pada pertengkaran, kesalahpahaman dan keengganan saling memaafkan karena kurangnya komunikasi terhadap pasangan hidup. Tak ayal, berbagai kasus menimpa mereka di awal – awal pernikahan sebab masa ini adalah masa kritis bagi setiap pasangan suami istri. Masa yang meski dilewati demi keberlangsungan kehidupan rumah tangga yang harmonis.

Dalam melewati masa kritis ini dibutuhkan kesabaran, pengertian satu sama lain, “kuota” memaafkan terhadap pasangan masing – masing, menerima segala kekurangan pasangan. Proses memahami satu sama lain dibutuhkan waktu yang cukup lama bahkan para pakar mengatakan perlu 5 tahun untuk membuat akar rumahtangga menjadi kuat layaknya bambu butuh lima tahun membuatnya akar dan tumbuh dengan kuat.

Beberapa tips yang bisa diterapkan dalam membangun komunikasi di antara suami istri yaitu

1. Terbuka, dengan adanya keterbukaan terhadap pasangan menjadikan hubungan kita semakin erat.

2. Bekerjasama dalam mendidik anak, mendidik anak bukanlah perkara mudah. Diperlukan kerjasama antara suami dan istri. Dengan adanya peran suami dalam mendidik anak tentu memberi pengaruh yang baik untuk watak dan sikapnya ke depan.

3. Merencanakan keuangan bersama, suami bukan hanya memberi nafkah semata namun perlu memgetahui kemana pos pengeluaran tersebut disalurkan, dengan begitu tak ada kesalahpahaman antara suami istri.

4. Mengajak keluarga sekali dalam seminggu atau sekali dalam sebulan untuk berlibur ke luar kota atau tempat pariwisata. Sebab seorang istri perlu merefresh pikirannya dengan kepenatan dalam rumah selama seminggu. Dengan adanya perhatian dari suami beserta keluarganya akan mengurangi tingkat stres pada seorang istri yang berstatuskan ibu.

5. Memanfaatkan momen untuk mengingat hari yang mengesakan bagi suami istri seperti hari pernikahan dan hari lahir masing – masing pasangan.

Semoga dengan tips – tips yang dipaparkan tadi membuat hubungan antara suami istri makin kokoh dan kuat.