Masih Setengah Waktu

Kulepas dirimu lewat celah Surya dan kumandang adzan yang menyusup lembut ke dalam kalbu. Kau meninggalkan doa dan harapku yang masih terhampar setengah waktu.

Tak ada irama. Hanya sesal berceceran, memenuhi ruang pengumpulan puji- pujian dan penghambaan.

Mengapa pedih tiba- tiba menderai kalbuku. Memerintahku mengejar bayangmu , yang ku tahu kau tak kan berpaling.

Nubarnulisbareng/utyagusriati