Mari Menangis!

Mari Menangis!

“Berhenti menangis! Dasar cengeng!”

“Tuh, kan? Dia malah nangis. Dasar perempuan, dikit-dikit nangis. Apa-apa selalu diakhiri dengan nangis.”

“Hhh, nangis itu senjata terampuh perempuan biar orang lain luluh dan takluk pada mereka.”

“Hei, kamu itu laki-laki! Tahan sedikit emosimu! Laki-laki kok gampang banget nangis, sih? Harusnya air mata lelaki itu mahal.”

Banyak komentar-komentar bernada “negatif” bila kita bicara tentang salah satu aktivitas yang satu ini. Menangis. Iya, menangis. Aktivitas yang melibatkan emosi sedih dan diakhiri dengan linangan air mata. Bahkan ada yang mengatakan bahwa menangis adalah bukti tanda kelemahan dan kerapuhan pribadi seseorang.

Hmm. Benarkah demikian? Mari kita kupas lebih lanjut tentang apa sebenarnya menangis itu.

Dari segi kesehatan fisik. Aktivitas menangis ternyata merupakan suatu mekanisme melindungi dan membersihkan mata dari kotoran yang berasal dari luar yang masuk ke dalam mata, serta meningkatkan fungsi penglihatan. Air mata juga berfungsi untuk membasahi dan menyehatkan mata.

Dari kesehatan psikis. Menangis mampu meningkatkan suasana hati dan menghadapi situasi yang menyulitkan. Saat stres, senyawa kimia yaitu hormon stres atau pengeluaran hormon Kortisol dalam tubuh menjadi berlebihan, dengan menangis dapat menyeimbangkan kembali senyawa kimia tersebut sehingga ketegangan, stres dan emosi negatif akan terlepas dari diri kita.

Hormon stres atau racun dari dalam tubuh akan keluar melalui air mata yang menetes sebab air mata yang keluar akibat stres memiliki protein hormon prolaktin, hormon ACTH dan Leusin Enkefalin(penghilang rasa sakit alami). Dr.Wiliam H. Frey II, seorang ahli Biokimia dari St. Paul-Ramsey Medical Centre di Minnesota menemukan bahwa, terdapat perbedaan komposisi antara air mata yang keluar karena emosi atau stres dengan air mata yang keluar akibat reaksi alergi atau iritasi. Jadi akan berbeda efeknya air mata bagi tingkat penurunan stres bila dilihat dari apa penyebabnya.

Dari agama. Menangis pada wanita merupakan fitrahnya. Dengannya wanita memiliki perasaan yang lebih peka dan kasih sayang yang lebih banyak dari pada lelaki. Allah menciptakan air mata bagi wanita untuk membasuh luka batinnya saat disakiti dan memberikan kekuatan yang baru. Maka menangis bukanlah tanda kelemahan ataupun kekalahan.

Aktivitas menangis bagi kita karena mengingat dosa dan dari mengingat Allah SWT adalah bukti hati yang lembut dan disinari oleh cahaya hidayah-Nya. Sebaliknya bila orang sulit menangis karena mengingat Allah SWT maka bisa jadi hatinya keras dan gelap. Naudzubillah min dzalik.

Selanjutnya dikatakan pula jika ada lelaki menyakiti wanita tanpa alasan yang benar dan wanita tersebut menangis karena alasan yang diperbolehkan oleh Allah, maka air mata itu akan menjadi hukuman bagi si lelaki di akhirat kelak. Bila lelaki itu segera meminta maaf maka air mata si wanita akan menjadi air yang memadamkan lautan api neraka di akhirat. Jadi bagi kaum lelaki, hati-hatilah. Jangan membuat wanita terkasihmu menangis karena kalian sakiti, ya.

Dari bahasan di atas, ternyata menangis itu bukan sekadar luapan ekspresi kebaperan atau kegalauan saja. Ada juga jenis menangis yang nyatanya bermanfaat. Maha Besar Allah SWT yang telah menciptakannya.

Jangan khawatir atau gengsi untuk menangis lagi, ya. Mari tentukan jenis menangis kita. Mari menangis!

***

Referensi :

makassartoday.com/2016/06/28/jangan-pernah-bikin-wanita-menangis,-kelak-air-matanya-lautan-api-di-neraka/Editor. Diakses 26 Februari 2020

https//doktersehat.com/5-alasan-kenapa-menangis-baik-untuk-kesehatan/11 Oktober 2018. Diakses tanggal 26 Februari 2020.

lifestyle.okezone.com/read/2017/02/22/3-manfaat-menangis-untuk-fisik-dan-mental. Diakses 26 Februari 2020

Sumber gambar : Youtube. I Cry/ Westlife/helenbardas

rumahmediagrup/rheailhamnurjanah

3 comments