Mari Berbagi Pengalaman Berhargamu lewat Nubar Ada Cerita di Balik Corona

Mari Berbagi Pengalaman Berhargamu lewat Nubar Ada Cerita di Balik Corona

Assalamualaikum sobat web nulis bareng rumedia, semoga semuanya dalam keadaan sehat dan bahagia ya, aamiin.

Sudah sepekan kita melewati Ramadhan dengan Salat Tarawihnya di rumah. Sudah sebulan lebih kita diminta untuk tidak melakukan banyak aktivitas di masjid. Ada apakah ini sebenarnya?

Kata-kata Ustadz Adi Hidayat berikut ini seketika membuat bulu kuduk saya merinding. Kondisi kita tidak boleh beraktivitas banyak ke masjid, beliau umpamakan seperti kita bertamu ke rumah saudara atau seorang sahabat atau orang terdekat, yang rumahnya itu sering kita kunjungi, tapi tiba-tiba sang tuan rumahnya bilang begini, “Besok lagi, kamu jangan main atau bertamu lagi ke rumah saya, ya?”

Jika saudara atau sahabat atau orang terdekat melarang kita berkunjung ke rumahnya, pasti kita bingung, panik, dan bertanya-tanya, apa salah kita. Nah, kondisi saat ini seakan-akan Allah sedang melarang kita untuk berkunjung ke rumahnya. Kira-kira apa yang kita rasakan?

Pandemi corona ini sedikit banyak membawa dampak kepada kita. Dampak tersebut bisa jadi positif maupun negatif. Semoga sobat Web Rumedia, tetap berpikir positif terhadap dampak tersebut. Bisa jadi Allah memang sedang menyiapkan hadiah indah bagi kita semua.

Tapi, memang tidak bisa dipungkiri kalau efek covid-19 ini sangat berpengaruh kepada sebagian masyarakat menengah ke bawah. Banyaknya berita atau kabar kalau banyak pekerja-pekerja yang harus di rumahkan, karena perusahaannya tutup atau rugi. Banyak pedagang atau pekerja yang mengandalkan pendapatan harian juga mengeluh karena pendapatan mereka jadi semakin tidak stabil.

Lalu, bagaimana dampak corona bagi diri kita sendiri? Apakah kita bisa memaknai ujian ini dengan positif atau negatif? Bagaimana sikap dan peran kita dalam menghadapi atau melawan corona ini?

Ayo mari kita ceritakan pengalaman berharga kita ke dalam sebuah Buku Nubar berjudul Ada Cerita di Balik Corona. Mari kita torehkan sejarah kepada anak cucu kita nanti dengan bercerita kepada mereka, kalau ada suatu masa di mana dunia atau manusia digemparkan oleh suatu makhluk kecil bernama corona.

Yuk, buatlah tulisan versi dirimu dalam menyikapi dan mengalami pandemi corona ini, baik yang terkena dampak WFH (Work From Home), kemudian harus mengajarkan anak-anak belajar, lalu bagaimana dampak terhadap diri sendiri, dan lain sebagainya. Biarkan anak cucu kita nanti tahu, bagaimana sikap yang kita ambil dalam menyikapi suatu wabah.

Jika, memang kamu tertarik untuk membukukan kisahmu, silakan hubungi ke nomer telepon saya, ya. Nanti saya bisikin deh, syarat dan ketentuannya. Ayo segera bergabung dan amankan kursinya, ya. Jangan sampai menyesal karena tidak bisa mengukir sejarahmu sendiri ya, sobat.

Nubar-Nulis-Bareng/Lithaetr