KIRANA

Dinginnya menusuk kulit sampai ke tulang. Angin berhembus pelan namun terasa kuat menerpa pipi halus Kirana.

Dingin, lapar dan lelah. Komplit.

Ya, Kirana harus membereskan beberapa barang malam itu juga, ia harus segera pindah ke rumah yang baru saja di belinya, karena kamar kos ini akan segera di renovasi pemiliknya.

Berat sebenarnya, tapi memang harus. Biaya kos yang selama ini ia anggarkan harus di alihkan segera untuk cicilan rumahnya.

Bisa saja ia kekeh untuk pindah kos, hanya saja ia berpikir ulang, anggaran pasti membengkak.

Kirana Larasati.

Bersambung**

Nubarnulisbareng/Dini Maysayu