KIRANA 5

Bagian 05

Di rumah baru**

Akhirnya Kirana bisa melepas penat. Setelah seharian perjalanan yang cukup melelahkan hatinya.

Mengapa?

Kirana setengah hati. Tak benar-benar ingin, namun Kirana memaksakan. Padahal Ibu kos terdahulu menawarkan kamar di rumahnya yang memang kosong cukup lama.

Karena anak-anak beliau semuanya berada di luar kota.
Kesepian.

Ya, sama seperti Kirana yang kini kesepian, sama sekali belum mengenal tetangga, dan itu pun hanya bisa dihitung dengan jari sebelah saja.

Perut Kirana keroncongan, setelah tanpa sadar ia tertidur hanya beralaskan karpet mini.

Lelah.

Matahari mulai terbenam perlahan, seakan membangunkan Kirana. Rasa laparnya mulai tak bisa di ajak berdiskusi.

Tiiinnn….tiiiinnn…

Teman-teman Kirana datang, dan tentunya tanpa tangan kosong. Senyum melengkung di wajah manis Kirana.

Selain karena kedatangan teman-teman nya, ia tak perlu repot mencari pengganjal perutnya. Ah, Kirana memang…

Bersambung*

Nubarnulisbareng/Dini Maysayu