Kesulitan Vs Kemudahan

Kesulitan Vs Kemudahan

Refleksi dari kondisi negeri ini, musibah-musibah yang terjadi, kebakaran di salah satu asrama kampus, selain itu musibah yang biasa terjadi di negeri gemah ripah loh jinawi ini antara banjir, tanah longsor, gunung meletus dan yang lagi booming sekarang adalah mewabahnya virus covid-19.

Saya merangkum dari salah satu ustadz dalam sebuah kajian subuh, ternyata pengertian musibah itu ada 3:
1. Jika menimpa orang yang baik, rajin sholat, jika musibah tersebut menyebabkan meninggal dunia insya Allah akan mati syahid, jika menyebabkan sakit insya Allah akan menggugurkan dosa, dan musibah ini dinamakan ujian.
2. Bagi orang yang sholat jalan namun maksiat terus dilakukan dinamakan peringatan agar maksiatnya berhenti.
3. Jika musibah menimpa orang yang mempunyai dosa banyak, maka dinamakan siksa.

(Semoga kita termasuk golongan nomer 1, aamiin).

Yang perlu kita refleksi, setiap ujian yang dihadapi manusia pasti menyisakan kesedihan dan kesulitan. Ujian manusia bisa berbagai macam bentuknya, bisa jodoh yang tak kunjung datang, ujian dalam keluarga, ujian dengan kondisi anak, tertimpanya suatu penyakit, ujian pekerjaan dan lain-lain.

Ujian adalah tanda bahwa Allah sedang memperhatikan kita. Jangan pernah berputus asa saat kita diberikan ujian. Yakinlah bahwa bersama kesulitan pasti akan ada kemudahan, dan ujian hanyalah dibebankan kepada seseorang sesuai kemampuannya. Jadi,  saat diberikan ujian, yakinkan diri bahwa pasti akan sanggup melaluinya, bersabarlah dan terus dekatkan diri pada-Nya. Yakinkan pula bahwa bulir-bulir hikmah tengah menanti orang-orang yang berhasil melewati ujian dengan baik.

Jangan mengeluh! Kamu pasti bisa melewati badai yang sangat dahsyat sekali pun selama kamu berada dekat denganNya. Pantang menyerah, teruslah berupaya semaksimal mungkin.  Jangan takut dengan kegelapan, karena gelap adalah tanda nyata bahwa matahari akan segera terbit. Jika ujian terasa sangat berat, teruslah melangkah, itu tandanya pintu keluar sudah dekat.