KESAYANGAN part 1

Sarah sedikit tergesa memasuki gerbang sekolah. Khawatir Aisyah terlalu lama menunggunya. Entah kenapa, siang ini lalu lintas sangatlah padat bahkan bisa dibilang macet di jalan utama.

Sarah bingung karena masih melihat banyak ibu-ibu di ruang tunggu. Seharusnya sekolah sudah sepi karena sudah lewat dari jam pulang sekolah. Penasaran, Sarah pun ikut duduk bergabung diantara mereka.

“Mba, ini anak-anak belum keluar kelas ya?” tanya Sarah kepada mba Via.

“Belum Mba Sarah, sepertinya ada yang ulang tahun. Tadi saya lihat dari jendela ada badut dan balon,” jelas mba Via.

“Oh syukurlah. Saya pikir, saya terlambat jemput. Takut Aisyah sendirian menunggu,” ujar Sarah sedikit lega.

“Mba Sarah, putrinya baru satu ya?” tanya mba Via.

“Iya Mba. Kalau Mba Via berapa?” Sarah balik bertanya.

“Dua Mba, tuh si kakak ikut jemput. Hari ini kebetulan libur dia,” jawab mba Via sambil menunjuk salah seorang anak yang sedang membaca buku di sudut ruangan.

“Oh, sudah agak besar ya? Jauh jaraknya dengan Rio,” ujar Sarah sambil melihat ke arah yang ditunjuk oleh mba Via.

“Iya benar Mba,” sahut mba Via membenarkan ucapan Sarah. “Saya sih waktu si kakak kecil, gak pernah antar jemput sekolah gini. Entah kenapa kalau Rio kok rasanya beda,” tiba-tiba saja mba Via bercerita.

“Beda bagaimana maksudnya Mba?” tanya Sarah kurang mengerti.

***

Penasaran juga seperti Sarah? Tunggu lanjutan ceritanya ya?

Nubarnulisbareng/Ria Fauzie