Kerupuk Nasi Ala Emak Guru

Kerupuk merupakan cemilan yang enak disantap saat santai bersama keluarga. Sambil bercakap-cakap, kadang kerupuk setoples bisa ludes seketika. Kerupuk Juga enak dijadikan teman lauk saat makan. Selain rasanya yang ringan, gurih, sedap, juga bunyi kriuknya terasa menambah semangat saat makan.

Bagi penyuka kerupuk, rasanya ada yang kurang jika di rumah tak tersedia kerupuk. Macam kerupuk banyak sekali. Ada kerupuk udang, kerupuk terasi, kerupuk bawang, kerupuk Karak, kerupuk puli, kerupuk Bandung, dan masih banyak lainnya. Penamaan kerupuk, kadang menyesuaikan bahan asal dari kerupuk itu dibuat. Misal kerupuk udang, karena bahan pokoknya adalah udang.

Kerupuk mudah didapat. Biasanya tersedia di warung makan, warung sembako, dan juga di pasar. Harganya pun bermacam. Ada yang murah dan juga ada yang mahal. Semua tergantung bahan asal dari kerupuk. Semakin mahal bahan yang dipakai untuk membuatnya, semakin mahal pula harga kerupuk. Semahal-mahalnya harga kerupuk, tetap bisa dijangkau oleh masyarakat.

Agar kerupuk bisa tetap tersaji di rumah, maka kita harus punya persediaan kerupuk mentah yang setiap saat bisa langsung digoreng. Kerupuk mentah ini biasanya tahan lama. Tapi ada juga kerupuk yang harus dijemur dulu, ketika mau menggoreng. Dimungkinkan kerupuk lembab karena terlalu lama disimpan.

Untuk menghemat pengeluaran terkait masalah cemilan kerupuk, maka kita bisa membuat kerupuk sendiri di rumah. Caranya dengan memanfaatkan bahan yang ada di rumah. Semisal punya nasi yang berlebih atau sisa. Daripada dibuang percuma, maka bisa dimanfaatkan buat bahan kerupuk.

Di masa kecil dulu, ibu selalu membuat kerupuk gendar atau kerupuk karak. Dibuatnya juga dari nasi. Biasanya nasi dibuat dulu menjadi gendar, yaitu dengan cara menambah bahan yang namanya “bleng” biar bisa pulen, keset dan awet. Tapi penggunaan bahan tambahan ini, kurang sehat. Karena “bleng” termasuk bahan kimia yang harus dihindari dalam pembuatan makanan.

Untuk mendapat kerupuk yang sehat, maka kita bisa membuatnya sendiri. Yuk, kita coba membuat kerupuk nasi ala emak guru. Perhatikan cara membuatnya sebagai berikut :

  1. Siapkan bahan kerupuk, yaitu nasi 1 ceting berkat (ukuran sedang), tepung tapioka/kanji 1/2 kg, bawang 3 siung besar (sesuai selera), terasi 1 ruas ibu jari (sesuai selera), bumbu halawa 1 bungkus, garam 1 sdt, air sedikit.
  2. Nasi, bawang, terasi, diblender / diuleg, sampai lembut. Setelah itu dikasih tepung tapioka, garam dan air. Diaduk sampai rata. Dibentuk lonjong seperti lontong.
  3. Siapkan air dalam panci, rebus sampai mendidih. Setelah air mendidih, masukkan potongan bahan kerupuk yang dibentuk lonjong tadi. Rebus sampai mengapung. Setelah itu diangkat dan ditiriskan. Tunggu sampai dingin.
  4. Setelah bahan dingin, masukkan di kulkas. Kurang lebih 5 jam. Setelah itu, diiris bulat- bulat tipis. Dan dijemur.
  5. Goreng bahan kerupuk yang sudah dijemur tadi, ke dalam minyak yang panas.
  6. Kerupuk siap disantap.

Nah, cara membuat kerupuk nasi sudah selesai. Resep ini, cukup ampuh dalam memanfaatkan nasi sisa, sebagai bahan kerupuk. Kerupuk yang dihasilkannya juga enak, gurih dan renyah.

Selamat mencoba resep kerupuk nasi dari emak guru.