Kenapa Tembok Besar Cina Dibangun?

Kenapa Tembok Besar Cina Dibangun?

“Satu …, dua …, tiga ….” Arfan menyusun balok-balok mainannya sambil menghitung.
“Sayang, lagi bikin apa itu?” tanya bunda.
“Bikin Tembok Besar Cina,” jawab Arfan. Tak lama kemudian, anak laki-laki berusia empat tahun itu bertanya, “Bunda, kenapa Tembok Besar Cina dibangun?”


Wah, Arfan ada saja pertanyaannya. Kali ini dia menanyakan penyebab dibangunnya Tembok Besar Cina. Apa teman-teman juga ingin tahu? Yuk, kita cari tahu bersama!

Tembok Besar Cina mulai didirikan pada tahun 221-206 SM, tepatnya pada saat dinasti Qin Shuang atau yang lebih dikenal dengan Qin Shi Huang. Dia mendirikan tembok ini untuk melindungi dinasti Qin yang baru didirikan terhadap serangan oleh orang-orang nomaden dari Asia Dalam.

Sumber gambar: pixabay

Arsitektur Tembok Besar Cina terbagi menjadi: menara suar, pintu gerbang (celah), dan tembok. Setiap bagiannya tersebut memiliki fungsi yang berbeda-beda. Menara suar atau fenghuotai digunakan untuk menyampaikan pesan militer dengan cara membuat sinyal asap pada siang hari dan api pada malam hari untuk memberitahukan adanya gerak-gerik musuh. Struktur pintu gerbang berfungsi sebagai benteng pada posisi-posisi penting. Tembok merupakan badan utama arsitektur tembok raksasa yang fungsinya menghubungkan menara suar, menara pengintai, dan pintu gerbang, menjadi sebuah garis pertahanan.

Teman-teman, menurut pengukuran, ternyata panjang keseluruhan tembok mencapai 8.850 km. Wow! Ternyata memang panjang sekali, ya. Proyek tersebut juga telah menemukan bagian-bagian tembok lain yang panjangnya 359 km, parit sepanjang 2232 km, serta pembatas alami seperti perbukitan dan sungai sepanjang 2232 km. Rentang rata-rata Tembok Besar Tiongkok adalah 5000 km,

Pada titik yang paling luas, Tembok China memiliki lebar 9,144 m dan tinggi 12 kaki (3,65 meter). Namun titik tertinggi dari tembok ini (atas Menara Jam) adalah sekitar 26 kaki (7,92 m). Julukan rakyat China untuk Tembok Besar China sendiri adalah “dinding 10.000 Li” tidak hanya menggambarkan namanya saja, julukannya juga menggambarkan lama pembangunannya. Berawal di tahun 656 SM oleh Negara Chu, hingga Zaman Dinasti Ming, 2.700 tahun kemudian.

Ada mitos yang mengatakan bahwa Tembok Besar Cina dapat dilihat dari bulan, loh. Namun, setelah dilakukan investigasi oleh para astronot, persepsi tersebut tidak benar. Dari orbit yang rendah, bangunan buatan manusia seperti jalan, kapal laut, kota dan lain-lain memang dapat terlihat, tetapi pada saat melewati orbit bumi dengan tinggi puluhan ribu kaki, tak satu pun benda di permukaan bumi yang dapat terlihat, termasuk Tembok Besar Cina.

Bagaimana teman-teman? Apakah pertanyaannya sudah terjawab? Kali ini kita sudah mempelajari tentang sejarah Tembok Besar Cina. Sampai berjumpa di episode selanjutnya, ya!

Sumber Referensi:
Septiana. Octavi Nieko. 2019. Kisah Kaisar Pendiri Tembok Besar Cina Yang Korbankan 6000 Perawan Agar Hidup Abadi. https://suar.grid.id/read/201687814/kisah-kaisar-pendiri-tembok-besar-cina-yang-korbankan-6000-perawan-agar-hidup-abadi?page=all. Diakses 31 Mei 2020

Yuanita, Putri. 2016. Fakta Mengejutkan Tembok Cina Yang Jarang Diketahui. https://travel.dream.co.id/destination/fakta-mengejutkan-tentang-tembok-china-yang-jarang-diketahui-160209i.html. Diakses 31 Mei 2020

DewiOryza. 2016. Sejarah Tembok Besar Cina. https://www.kompasiana.com/desyca/56f8e5a25493739806921994/sejarah-tembok-besar-cina. Diakses 31 Mei 2020

Nubar-Nulis Bareng/Asri Susila Ningrum