Kenapa Taj Mahal Dibangun?

Kenapa Taj Mahal Dibangun?

Arfan bersama ayah-bundanya sedang berlibur mengunjungi India. Setibanya di negara Bollywood, mereka beristirahat di sebuah hotel. Bangunan tempat mereka menginap sangat indah. Lukisan-lukisan cantik terpajang di sudut-sudut dinding. Alunan musik khas India mengiringi dengan ceria.


“Bunda, coba lihat ini.” Arfan menunjukkan sebuah brosur yang ada di atas meja kamar.


“Ada apa, Sayang?” tanya bunda, “oh, ini tempat-tempat wisata yang bisa kita kunjungi, Nak.”


Arfan lalu sibuk membaca brosur tersebut. “Taj Mahal is a place to … to ….”


“Tututu aja, sulit ya bacanya?” ujar ayah. Arfan memang masih belajar membaca, ia sudah lancar jika membaca kalimat berbahasa Indonesia. Namun, masih patah-patah jika membaca kalimat bahasa Inggris.


“Ayah, kenapa Taj Mahal dibangun, ya? Buat apa?” tanya Arfan.


Wah, ayah-bunda juga jadi penasaran. Apakah teman-teman juga ingin tahu jawabannya? Yuk, kita cari tahu bersama.

Taj Mahal (Sumber gambar: pixabay)

Taj Mahal dirancang bangun oleh desainer arsitek terbaik di zamannya, bernama Ustad Ahmad Lahouri. Pada masa pemerintahan Moghul, di bawah kekaisaran Shah Jahan, Taj Mahal dibangun. Bangunan yang didirikan di wilayah Uttar Paradesh, di bantaran sungai Yamuna—salah satu sungai suci di Agra, India—ini didominasi dengan warna putih yang melambangkan kesucian.

Teman-teman, ternyata penyelesaian pembangunan Taj Mahal menghabiskan waktu selama 22 tahun, loh! Waw, lama juga, ya.

Terdapat sekitar 20.000 orang didatangkan dari negara India didatangkan dari seluruh bagian negara India, Persia serta Turki untuk mengatur komposisi bangunan agar seimbang dan sesuai harapan Shah Jahan.

Shah Jahan, merupakan anak dari Raja Salim atau yang dikenal dengan Raja Jahangir dan Ratu Jagat Gossini yang pernah memimpin kekaisaran Mughal. Permaisuri mendapatkan gelar Taj bibi bilqis gossini Jodhbai seusai suaminya meninggal.

Entah karena merasa tersaingi, Shah Jahan menyingkirkan saudara-saudaranya, yakni Parviz, Shahryar, dan Khusrau Mirza, demi memastikan tahta kerajaan akan jatuh ke tangannya.

Shah Jahan memiliki istri Mumtaz Mahal atau Arjuman Banu Begum yang telah memberikannya beberapa orang keturunan. Permaisuri Mumtaz adalah perempuan Persia yang terkenal akan kecantikannya. Tak heran, Shah Jahan amat mencintainya.

Mumtaz Mahal meninggal setelah melahirkan anak mereka ke-14. Waktu kematian tersebut terjadi pada tanggal 17 Juni 1631 Masehi. Sementara monumen pengenangannya dibangun mulai 1632 hingga 1653.

Taj Mahal yang dijuluki Crown of the Palace, merupakan bentuk penghormatan dan cinta untuk Mumtaz Mahal. Makam itu dibangun dari marmer putih bertatahkan batu semi mulia (termasuk batu giok, kristal, lapis lazuli, batu kecubung dan pirus) membentuk desain rumit dalam teknik yang dikenal sebagai pietra dura.

Kubah pusatnya mencapai ketinggian 240 kaki (73 meter) dan dikelilingi oleh empat kubah kecil; empat menara ramping, atau menara, berdiri di sudut. Sesuai dengan tradisi Islam, ayat-ayat Al-Quran ditulis dalam kaligrafi di pintu masuk melengkung ke makam.

Aurangzeb, anak keempat Shah Jahan dan Mumtaz Mahal, menghabisi saudaranya: Murad, Shah Suja serta Dara Shikoh. Kemudian, dia menawan Shah Jahan bersama Jahanara Begum Sahiba, bibi Aurangzeb di sebuah menara berbentuk segi delapan yang langsung menghadap ke Taj Mahal. Di tempat itulah Shah Jahan menghabiskan akhir hayatnya selama 9 tahun sebelum akhirnya meninggal dunia tahun 1666.

Aurangzeb kemudian naik tahta, menggantikan ayahnya. Ia memakamkan sang ayah dengan menyejajarkan makamnya bersama makam Mumtaz Mahal di Taj Mahal.

Nah, sudah tahu kan kenapa Taj Mahal dibangun? Sekarang Arfan dan ayah-bundanya mau istirahat dulu, rasanya capek juga berkeliling di Taj Mahal. Sampai bertemu di episode selanjutnya.

Sumber referensi:
Primadia, Adara. 2016. Sejarah Taj Mahal – Kontroversi dan Latar Belakangnya. https://sejarahlengkap.com/bangunan/sejarah-taj-mahal/amp. Diakses 7 Juni 2020

History.com (Ed.). 2019. Taj Mahal. https://www.history.com/.amp/topics/india/taj-mahal. Diakses 7 Juni 2020

Cooper, John David. The Taj Mahal: A History E-book. 2017. New World City. Retrieved from https://play.google.com/store/books/details?id=_JJsDgAAQBAJ

Nubar- Nulis Bareng/Asri Susila Ningrum