KEMPING

ANOTHER STORY TO TELL PART 2

Setiap kemping selalu meninggalkan kesan tersendiri. Berbeda tapi tetap mendalam rasanya. Kali ini saya mau menceritakan pengalaman kemping di Curug Cipamingkis.

Termasuk wilayah Bogor, Jawa Barat, Curug ini memiliki pemandangan yang indah. Jalur yang kami lalui saat itu adalah jalur alternatif, dikarenakan ada jembatan yang putus di hari keberangkatan kami.

Setelah melalui jalur yang panjang dan melelahkan karena arahnya memutar dan jalannya masih jelek sehingga sepanjang perjalanan hanya goncangan saja yang kami rasakan. Semua itu terbayarkan ketika kami tiba di lokasi. Sepertinya pemerintah daerah sudah merawat dengan baik lokasi wisata ini.

Hal itu bisa dibuktikan dengan tarif tiket masuk yang berbeda dibandingkan lokasi sebelumnya. Di sana juga disediakan fasilitas listrik, yang membuat kami menyesal tidak membawa penanak nasi elektrik. Selain itu, lokasi ini pun lebih ramai pengunjungnya.

Ramainya pengunjung membuat kami kesulitan mencari lokasi yang agak luas untuk memasang 5 tenda. Ya, walau kami terdiri dari 4 keluarga tapi kami mempunyai sebuah tenda yang berfungsi sebagai dapur umum merangkap ruang keluarga. Kadang berfungsi juga sebagai ruang makan kami.

Akhirnya tempat yang diinginkan pun ada. Salah satu syarat utama lokasi memasang tenda adalah dekat dengan sungai. Tujuannya adalah agar lebih mudah bagi kami untuk mencuci peralatan memasak kami.


Sayangnya dekat dengan sungai namun jauh dengan toilet umum. Untuk ke toilet kami harus melewati jembatan cinta dahulu. Kenapa disebut dengan jembatan cinta? Karena saat melewatinya hati penuh dengan debar-debar tak menentu.

Ya, jembatan cinta lebih mirip disebut dengan jembatan goyang. Ketika ada seseorang yang melewatinya, maka otomatis jembatan akan bergoyang-goyang seperti hendak rubuh. Belum lagi beberapa papan kayu yang bolong-bolong dimakan usia, membuat hati semakin tak karuan.

Tak dipungkiri walau demikian keadaannya, tetap sangatlah menyenangkan kemping di Curug Cipamingkis. Lokasi yang jauh, membuat kami bagaikan mempunyai lokasi kemping pribadi. Fasilitas listrik dan lampu penerangan di malam hari juga sangat membantu.

Kalau kamu mau ke sana, ajak saya ya?

Nubarnulisbareng/Ria Fauzie